Mengenal Lebih Dekat Sosok Dedi Adi Apriadna

Mengenal Lebih Dekat  Sosok Dedi Adi Apriadna
Mengenal Lebih Dekat Sosok Dedi Adi Apriadna

Centralnews – Tokoh Central, Dedi Adi Apriadna, sosok orang yang sederhana yang mencoba untuk membuat masyarakat di Kota Cilegon tersampaikan aspirasinya dengan memberanikan diri mencalonkan sebagai salah satu Calon Legislatif (Caleg) Pada April 2019 yang sebentar lagi akan tiba, seluruh masyarakat di Indonesia akan tiba saatnya untuk menentukan para Calon Legislatif (Caleg) yang baru, dimana mereka akan mendengar dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintahan, tak terkecuali masyarakat Cilegon pun tentunya akan memilih para Caleg. Berangkat  dengan semangat perubahan Kota Cilegon lebih maju lagi. Beberapa nama telah bermunculan baik dari kalangan masyarakat biasa, tokoh masyarakat, pengusaha, maupun kader partai politik.

Kali ini Tim Redaksi Centralnews Banten berhasil mewawancarai salah satu Caleg  yang akan turut meramaikan Pileg  periode 2019 – 2024, yakni Tokoh Masyarakat juga Kader Partai Amanat Nasional (PAN), yaitu Dedi Adi Apriadna  seorang yang sederhana 

Mengawali perbincangan hari ini, sebelumnya bisa bapak ceritakan awal karir dan bagaimana lika-liku perjalanan hidup bapak sehingga bisa terjun kedunia politik?

Dari SMA Saya berusaha untuk mandiri, kemudian saya bergabung di salah satu perusahaan sipil di tahun 2012, dan setelah sekarang saya bergabung di partai politik mungkin karena panggilan hati dan mungkin ini juga sudah di tentukam oleh Allah SWT

Jadi menurut bapak politik itu apa?

Loading...

Bagi saya politik itu suatu ilmu yang  mudah di pelajari dan susah di laksanakan kenapa saya bilang begink, karena ini bicara tentang hubungan sosial kalau bahasa islamnya  itu Habluminannas, bagaimana orang menganggap dari kaca mata masing-masing, apa itu baik atau tidaknya tergantung  orang melaksanakannya banyak juga yang berpolitik bagus baik santun jujur ada,  ada juga org menyampaikan bahwa kalau politik kejam tergantung dari kacamata mana mereka  mau melaksanakannya. Saya mulai tergabung di partai politik Partai Amanat Nasional (PAN)

Kontribusi apa yang sudah bapak lakukan setelah bergabung dengan Parpol?

Saya berusaha menjadi seorang anggota partai yang baik yang berusaha mematuhi peraturan yang ada sehingga jangan sampai menjatuhkan instansi atau Parpol ini. 

Hal apa yamg mendorong bapak untuk mencalonkan diri di pileg 2019?

Pertama saya punya hak politik yg memang perlu di salurkan, terkait dengan hal pileg itu bagaimana kita mengabdikan diri dengan yang cara yang lain dengan ini kita bisa mengabdika diri saya yang lebih luas kepada masyarakat, sebelum saya melangkah apabila saya di perkenankan oleh Allah untuk menjadi wakil rakyat di Cilegon saya ingin berguna bagi orag lain khususnya untuk masyarakat Cilegon, secara global ya, karena kalau visi misi secara spesifik saya tidak punya karena saya kan bukan eksekutif kalau di DPRD itu legislator , intinya saya ingin berbuat baik untuk masyarakat, dimana ada keluhan masyarakat yang harus aegera diboecahkan saya sbgai wakil rakyat harua bisa menyamlaikan suara rakyat di legislatif .

Apa tanggapan orang terdekat mendengar bapak akan maju dalam pileg 2019?

Pertama dari kelompok kecil dulu yaitu keluarga, mereka sangat suport habis dalam artian silakan kalau memang itu jalan terbaik yang Allah berikan ke saya maka saya lakukan, masalah menang atau kalah kita kembalikan kepada Allah  karena bukan manusia yang menentukan tapi Allah lah yang menentukan, selain dari keluarga ada temen dan rekan rekan kerja yang mendukung penuh, kami tidak pernah pesimis, harus selalu optimis. Untuk persiapan kita sudah  siapkan 100 persen.

Menurut pandangan bapak, apa saja yang harus dilakukan seorang anggota dewan untuk mewujudkan aspirasi masyarakat Kota Cilegon?

Pertama begini, kita hidup berawal dari masyarakat kecil ke value lebih masyarakat besar dengan tanggung jawab yang lebih besar juga sehingga kalau toh berawal dari warga yang kecil berarti  kita harus lebih mengerti bagaimana kondisi di lapangan, seandainya pun di bawah sakit ya kita sakit juga karena siapa yang memilih kita kan masyarakat jadi kita juga harus berbalik kepada masayarakat itu sendiri.

Harapan Bapak ke depan apa?

Harapan saya warga cilegon bisa lebih mandiri, bahkan kalau  bisa meminim mungkin pengangguran, harus lebih bisa menyerap tenaga kerja karena kita tahu kan Cilegon itu kota baja, selain itu saya pasti berharap semua warga cilegon ini makmur semua. (Sis/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here