Gandeng Alfamart dan FOPKIA, Pemkab Tangerang Luncurkan Gerai Kesehatan Ibu dan Anak

Gandeng Alfamart dan FOPKIA, Pemkab Tangerang Luncurkan Gerai Kesehatan Ibu dan Anak
Gandeng Alfamart dan FOPKIA, Pemkab Tangerang Luncurkan Gerai Kesehatan Ibu dan Anak

Centralnews – Kab.Tangerang, Dengan menggandeng Alfamart dan Forum Peduli dan Anak (FOPKIA) Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, meresmikan Gerai Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA) di lima titik di Tangerang. Peluncuran GKIA ini difasiltasi oleh USAID Jalin Banten.

Saat ini Gerai KIA berlokasi di toko Alfamart di Kecamatan Sukamulya, Kecamatan Mauk, Kecamatan Tigaraksa, Kecamatan Jayanti dan Kecamatan Mekarbaru.  

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hj. dr. Desiriana Dinardianti, MARS mengatakan inisiatif ini diharapkan dapat memudahkan Ibu dan anak untuk mendapatkan pendampingan dan pemantauan antenatal care (ANC). Dan Gerai KIA ini merupakan salah upaya untuk menurunkan jumlah kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tangerang dimana akses konseling kesehatan untuk ibu dan bayi baru lahir di wilayah tersebut akan lebih mudah.

“Melalui berbagai upaya dalam gerakan penyelamatan ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Tangerang, terdapat penurunan jumlah kematian ibu dan bayi, namun masih terdapat 44 kasus kematian ibu dan 247 kasus kematian bayi pada tahun 2018. Sehingga diperlukan kontribusi dari semua pihak untuk memperbaiki kesehatan ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Tangerang,” ungkap  Hj. dr. Desiriana Dinardianti, MARS. Sabtu (02/03/19)

“Gerai KIA diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang penggunaan buku KIA serta resiko kehamilan dan persalinan, pelaksanaan Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dan antenatal care sesuai standar berjalan optimal, adanya pendampingan ibu hamil resiko tinggi oleh MKIA dan meningkatnya pemahaman wanita usia subur tentang anemia dan kesehatan ibu-anak,”imbuh  Hj. dr. Desiriana Dinardianti, MARS.

Gandeng Alfamart dan FOPKIA, Pemkab Tangerang Luncurkan Gerai Kesehatan Ibu dan Anak
Loading...

Sementara Regional Manager Corporate Communication Alfamart Budi Santoso menyambut baik bentuk kerja sama ini karena memiliki nilai sosial bagi masyarakat. 

“Sebagai toko komunitas, Alfamart tentu bangga bisa ikut bersinergi dalam program ini, terlebih karena bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar toko Alfamart,” ujar Budi

Ia juga menjelaskan bahwa keberadaan toko Alfamart bisa membantu masyarakat mendapatkan akses kesehatan. “Masyarakat yang kurang bisa menjangkau pusat layanan kesehatan bisa memanfaatkan gerai KIA ini yang tersedia setiap hari Sabtu dari jam 10:00 hingga 12:00,” lanjutnya.

Selain petugas kesehatan dari Puskesmas, Gerai KIA juga didukung oleh keberadaan motivator kesehatan ibu (MKIA) dan anak dari Forum Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (FOPKIA).  

“Dengan Gerai KIA ini akan sangat  membantu  menjaring  lebih  banyak  Ibu  hamil  dan memperkuat  pendampingan  Ibu  hamil yang selama ini  telah  dilaku kan  oleh MKIA.  Kami  dari  FOPKIA  sangat  menyambut  baik  kerjasama ini. Kami berharap  Gerai  KIA  ini  bisa  diperbanyak  dan  diperluas.  FOPKIA  siap  menjadi  mitra  Dinas  Kesehatan  dan Alfamart  dalam  program  ini,”  kata  selaku  Ketua  FOPKIA  Kabupaten  Tangerang Atif  Muhammad.

Gandeng Alfamart dan FOPKIA, Pemkab Tangerang Luncurkan Gerai Kesehatan Ibu dan Anak

Sedangkan Acting  Chief  of  Party  USAID  Jalin Beth  Elson mengatakan untuk  memperbaiki  kesehatan  ibu  dan  bayi  baru  lahir  diperlukan  kontribusi  semua  pihak  dan  Gerai  KIA merupakan  wujud  kontribusi  dari  pemangku  kepentingan  yang  terlibat.     

“ Kerjasama MoU ini  hanyalah  awal  dari inovasi  kemitraan  antara  sektor swasta  dan sektor  publik  dalam  menekan  angka  kematian  ibu  dan  bayi baru  lahir  di  Indonesia.  Kami  berterima  kasih  atas  komitmen  yang  diberikan  Pemerintah  Indonesia, Alfamart,  dan FOPKIA  yang  bersama Jalin dalam  arti  harfiahnya sama mewujudkan  kemitraan  ini.” Ungkap Beth

Perlu diketahui Jalin merupakan  program  kesehatan  ibu  dan  bayi  baru  lahir  senilai  55  juta  dollar untuk  mengatasi  faktor kompleks  dan saling faktor penyebab  rendahnya  kualitas  kesehatan  ibu  dan  bayi  baru  lahir  yang berkaitan.  Dengan  membangun  pendekatan  berbasis  data  yang  efektif,  berkelanjutan secara  finansial,  dan dapat  diperluas,  serta  menghubungkan  pemangku  kepentingan  dari  beragam  sektor, Jalin  ingin  menjadi  katalisator pergerakan  yang  berpengaruh,  memimpin  dan menjaga  kesehatan  para  ibu dan bayi  baru  lahir  di  seluruh  Indonesia.  

USAID  dan  Kementerian  Kesehatan  memprioritaskan  aktivitas Jalin  di  enam  provinsi  yaitu  Sumatera  Utara,  Banten,  Jawa  Barat,  Jawa  Tengah,  Jawa  Timur  dan Sulawesi Selatan.  

USAID  Jalin  adalah  satu  contoh  dari  berbagai  program  USAID  di  Indonesia,  yang  menunjukkan besarnya  kerjasama antara  kedua  negara  tersebut. Untuk  informasi  lebih  lanjut  terkait  Gerai  KIA,  harap  hubungi  Dr.  Sri  Indriyani,  Kepala  Seksi  Kesehatan Keluarga  untuk  Dinas  Kesehat an  Kabupaten  Tangerang. (Sis/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here