Program Jokowi Dianggap Lebih Konkret Dibandingkan Prabowo

Program Jokowi Dianggap Lebih Konkret Dibandingkan Prabowo

Centralnews – Jakarta, (16/03/19) Program Jokowi di anggap lebih konkret dibandingkan Sandiaga Uno maupun Prabowo.

Menurut Rian Ernest, Jubir TKN, selama dia blusukan ke masyarakat, dia hanya menemukan 150 orang yang telah diberikan modal melalui program Oke Oce, tidak seperti yang diklaim kan mencapai 40 ribu orang.

Sedangkan selama Jokowi memimpin, anggaran untuk pembangunan manusia mencapai Rp 75 triliun. Pengangguran turun 0,37 persen, kemiskinan pada bulan Maret 2018 turun menjadi 9,82 persen.

“Belum lagi ada program KIP, KIS, Keluarga Harapan. Banyak sekali prestasi beliau di tengah hujan fitnah dan hoax,” kata Rian Ernest, dalam sebuah diskusi bertema Adu Visi di Debat Ketiga, Siapa Paling Pro Rakyat, di Gado-gado Boplo Cikini, Jakarta, Jumat (15/03/19).

Lulusan SMK sederajat yang menyumbang pengangguran di Indonesia, dibantu Jokowi dengan mengeluarkan Inpres penyelarasan kurikulum pendidikan dengan dunia kerja. Lalu ada juga program kartu Pra Kerja.

“Kalau Prabowo bilang 100 hari masalah selesai, sembako murah, pengangguran hilang, konkretnya seperti apa?” Jelasnya.

Sedangkan program dari Palson 02, Prabowo-Sandi, di anggap masih berupa formulasi. Seperti masyarakat minum susu, mencabut PP 78 tapi tidak ada solusi pengaturan upah. Lalu isu pendidikan yang jarang di angkat.

“Program 01 sudah bisa dirasakan dan bisa dikritisi. Kalau program 02 baru tahap formulasi,” kata Trubus Rahardiansah, pengamat kebijakan publik, ditempat yang sama, Jumat (15/03/2019).

Prabowo-Sandi di anggap terlalu menyederhanakan persoalan, namun jarang memberikan solusi konkret dari persoalan itu. Seperti Jokowi tahu bagaimana persoalan pendidikan di Indonesia, karenanya dia mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Menurut saya, Prabowo-Sandi sering menyederhanakan persoalan. Harga mahal, betul itu terjadi, tapi berapa persentasenya, jangan semua disamakan,” kata Adi Prayitno, pengamat politik dari Parameter Politik Indonesia, ditempat yang sama, Jumat (15/03/19).(Yandhie/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here