2 Tahun Teror Novel, KPK Minta Percepatan Proses Hukum Ungkap Pelaku

Foto: net, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah .

Centralnews – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta tidakan tegas dan percepatan proses hukum untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan lantaran kasus yang terjadi sejak dua tahun lalu ini belum juga terungkap.

Hal tersebut dikatakan oleh Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. Menurutnya, aksi penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan merupakan teror terhadap penegak hukum dan aktivis antikorupsi. Selain itu, Febri menyinggung teror yang juga pernah terjadi di rumah Pimpinan KPK.

 “Kami berharap ada sebuah tindakan tegas dan ada sebuah percepatan proses yang bisa dilakukan agar pelaku kejahatan itu tidak berpikir mudah saja untuk menyerang penegak hukum, mudah saja untuk menyerang aktivis antikorupsi dan masyarakat yang lainnya karena mereka tidak akan diproses, jangan sampai cara berpikir itu yang kemudian muncul,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, seperti dilansir dari detikcom, Kamis (11/4/2019).

“Ini kami pikir bukan hanya teror dalam artian umum tapi juga teror terhadap simbol pemberantasan korupsi, sampai rumah pimpinan KPK dan ketua KPK mengalami hal tersebut,” ujarnya. (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here