Warga Wanasalam-Lebak Antusias Daftarkan JKN-KIS dengan MCS BPJS

Antusiasme masyarakat Wanasalam.

Centralnews – Lebak, Dalam rangka memberikan pelayanan ekstra kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Serang semakin gencar melakukan program inovasi di daerah di wilayah kerjanya. 

Salah satunya melalui Mobile Customer Service (MCS) ke pelosok-pelosok kecamatan yang ada di wilayah Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. Hal ini didasari untuk mempercepat Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan semesta bagi seluruh penduduk di wilayah tersebut.

Warga Kecamatan Wannasalam Kabupaten Lebak saat mengantri di halaman Kantor Kecamatan Wanasalam.

Kali ini Pelayanan MCS dibuka di wilayah desa Wanasalam Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak. Dengan tujuan memberikan kemudahan dan mendekatkan layanan kanal pendaftaran peserta JKN-KIS di dua desa tersebut.

Kepala Desa Wanasalam, Roheti, menyatakan bahwa keberadaan MCS ini disambut secara positif oleh masyarakat karena dianggap memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses pelayanan program JKN. Bahkan di hari pertama sudah banyak masyarakat tampak antre memanfaatkan pelayanan di MCS BPJS Kesehatan ini.

“Kami atas nama masyarakat berterima kasih dan menyambut baik hadirnya MCS BPJS Kesehatan ke desa kami, Kami juga berkomitmen untuk melakukan pelayanan terbaik kepada masyarakat terutama yang tidak mampu,” Ungkap Roheti. Kamis (11/04/19)

Salah satu pelayanan yang disediakan MCS ini di MCS ini antara lain layanan pendaftaran, pelayanan administrasi, pemberian informasi, unduh aplikasi Mobile JKN dan pelayanan lainnya yang lingkupnya dapat dilakukan di luar kantor BPJS Kesehatan.

Selain itu masyarakat yang hadir juga diarahkan petugas untuk lebih memanfaatkan fitur-fitur pada aplikasi Mobile JKN maupun BPJS Care Center 1-500-400 sehingga tak harus lagi jauh-jauh ke Kantor BPJS Kesehatan.

Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan KC Serang, Agung Adhi Putra, menyampaikan pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan berupa MCS untuk memperluas titik poin pelayanan BPJS Kesehatan dan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat terkait dengan program JKN-KIS yang mungkin selama ini belum tersentuh.

“MCS ini memang sudah direncanakan secara terjadwal setiap minggunya, agar dapat mengakomodir kebutuhan dari berbagai segmen peserta JKN-KIS di setiap kecamatan yang dikunjungi. Bahkan untuk di desa Wanasalam saja sudah terdapat 500-an peserta yang memanfaatkan layanan MCS ini,” Ucap Agung. 

Hingga 1 April 2019 jumlah Peserta JKN-KIS di wilayah Kabupaten Lebak telah mencapai 1.226.959 peserta dari total 1.251.970 penduduk (Jumlah penduduk Semester I tahun 2018) atau 98% dari jumlah penduduk. (Sis/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here