Kembangkan Ekonomi Kreatif, BNI Syariah Selenggarakan Deureuham 2019 di Aceh

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (ketiga dari kiri), Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo, Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin, Kepala Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe, Yufrizal, Kepala Kantor BI Perwakilan Aceh Zainal Arifin Lubis, Direktur Akses Perbankan Bekraf, Yuke Sri Rahayu, Pemimpin BNI Cabang Aceh, Amri Hidayah, Pemimpin BNI Syariah Cabang Banda Aceh, Zul Irfan, dan Pemimpin BNI Syariah Cabang Lhokseumawe, Nur Sa’ada, Sabtu (11/05/19)

Centralnews- Jakarta, BNI Syariah berkomitmen mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia. Usaha kreatif yang salah satunya entrepeneur kreatif (ekrafpreneur) dan startup ini diharapkan bisa melengkapi kebutuhan halal lifestyle masyarakat.

Untuk itu, BNI Syariah kembali melanjutkan rangkaian acara Deureuham 2019 di kota Banda Aceh. Roadshow Deureuham 2019 di Banda Aceh ini melanjutkan acara di dua kota sebelumnya yaitu Bandung dan Padang.

Acara Roadshow Deureuham 2019 : Islamic Creative Economy Competition di kota Banda Aceh, dihadiri SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi.

Dalam acara ini hadir pula Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo, Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin, Kepala Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe, Yufrizal, Kepala Kantor BI Perwakilan Aceh Zainal Arifin Lubis, Direktur Akses Perbankan Bekraf, Yuke Sri Rahayu, Pemimpin BNI Cabang Aceh, Amri Hidayah, Pemimpin BNI Syariah Cabang Banda Aceh, Zul Irfan, dan Pemimpin BNI Syariah Cabang Lhokseumawe, Nur Sa’ada.

 Ada tiga narasumber yang juga hadir. Founder Yukbisnis, Jaya Setiabudi; Owner Raja Cendol, Danu Sofwan; dan CEO Muslim Life, Tri Wahyudi. Roadshow Deureuham 2019 ini diadakan di Hotel Al Hanifi, Kota Banda Aceh, (11/05/19).

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi mengatakan Roadshow Deureuham 2019 di Banda Aceh merupakan bagian roadshow  di kota Bandung dan Padang. Lebih kurang sebanyak 211 peserta yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Aceh.

Deureuham 2019 kerjasama BNI Syariah dan Bekraf merupakan program kompetisi pelaku ekonomi kreatif berbasis syariah untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dari perbankan syariah yang dinilai memiliki potensi dan telah memenuhi syarat untuk menerima bantuan modal.

BNI Syariah memberikan pelatihan dalam bentuk capacity building terutama dalam hal pengetahuan bisnis dan pengetahuan keuangan.

Bank juga memberi akses permodalan serta berperan sebagai business matching dan business coaching. Dengan ini diharapkan kapasitas pelaku wirausaha baik soft-skill maupun self-development peserta Deureuham 2019 bisa mengalami kenaikan.  Selain itu, pelatihan dan akses permodalan diharapkan mendorong perkembangan wirausaha kreatif syariah di Indonesia.

“Roadshow Deureuham 2019 juga menjadi media sosialisasi terkait dengan program Qanun Aceh,” kata Iwan dalam acara Deureuham 2019.

Iwan menjelaskan, BNI Syariah siap mendukung Qanun Aceh No. 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dengan menyediakan berbagai pilihan layanan keuangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini juga seiring pengembangan ekosistem halal yang sejalan dengan harapan Pemerintah Aceh.

Selain itu, Qanun Aceh ini juga untuk mendukung peningkatan ekosistem halal di Indonesi. Terkait ini BNI Syariah memiliki beberapa produk yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

Produk ini, didukung teknologi dan jaringan sharia channeling office (SCO) dari BNI, sehingga BNI Syariah siap memberikan layanan yang terbaik, halal, dan sesuai dengan prinsip syariah seperti sistem bagi hasil dan penghapusan denda. 

Perlu diketahui BNI Syariah bermula sebagai Unit Bisnis Strategis bagian dari BNI yang mulai beroperasi sejak 29 April 2000. 

Pada 19 Juni 2010 status BNI Syariah meningkat menjadi Bank Umum Syariah (BUS).Komposisi kepemilikan saham BNI Syariah adalah 99,94% dimiliki oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan sisanya dimiliki oleh PT BNI Life. BNI Syariah senantiasa mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diantaranya layanan lebih dari 16.000 ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama, ATM Prima serta ATM berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia, fasilitas 24 jam BNI Call (021-1500046), SMS Banking, dan BNI Internet Banking. Saat ini BNI Syariah telah didukung oleh jaringan yang cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 349 outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung oleh lebih dari 1.584 Kantor Cabang BNI yang melayani pembukaan rekening syariah. 

Sementara Hasanah merupakan corporate campaign BNI Syariah yang memiliki makna “segala kebaikan” bagi diri sendiri, masyarakat, maupun bangsa dan Negara baik di dunia maupun di akhirat (QS. Al Baqarah 201). Hasanah merupakan sebuah nilai yang disarikan dari Al – Quran dan menjadi identitas BNI Syariah dalam menebarkan kebaikan melalui insan hasanah dan produk / layanannya. Cita – cita mulia yang ingin disampaikan melalui nilai Hasanah adalah kehadiran BNI Syariah dapat membawa kebaikan bagi seluruh pihak serta menjadiRahmatan Lil’ Alamin.

Hasanah didasari oleh MaqoshidSyariah yang berarti tujuan dari ditetapkannya syariah (hukum agama) yaitu untuk melindungi keyakinan, keberlangsungan hidup, dan hak asasi manusia terdiri dari lima hal yaitu menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan dan menjaga harta. (Sis/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here