Bank Bjb Tandatangani Perjanjian Kerjasama Optimalisasi Pendapatan Daerah Dengan Pemda Kota/Kabupaten di Banten

Bank Bjb Tandatangani Perjanjian Kerjasama Optimalisasi Pendapatan Daerah Dengan Pemda Kota/Kabupaten di Banten
Bank Bjb Tandatangani Perjanjian Kerjasama Optimalisasi Pendapatan Daerah Dengan Pemda Kota/Kabupaten di Banten

Centralnews – Serang, Sebagai  salah  satu  perbankan  yang  telah  menasional  dan  termasuk dalam  jajaran  15  bank  terbesar  dari  115  bank  di  Indonesia,  dimana  bank  bjb  saat  ini telah  melengkapi  dirinya  dengan  2.011  jaringan  yang  tersebar  di  seluruh  Indonesia mulai  dari  Pulau  Jawa,  Sumatera,  Kalimantan,  Bali,  hingga  Sulawesi.  

Bank Bjb  telah memiliki 65 Kantor  Cabang,  312  Kantor  Cabang  Pembantu,  342  Kantor  Kas,  162 Payment Point  dan 1430  ATM  yang  tersebar diseluruh  Indonesia. 

pemimpin Division Institutional Bank Bjb Isa Anwari mengatakan Bank  Bjb  sebagai  mitra  kerja  Pemerintah  Daerah (Pemda) Kota  dan  Kabupaten  di  Wilayah Jawa  Barat  dan  Banten  terus  berupaya  melakukan  peningkatan  layanan  dengan meluncurkan  berbagai  inovasi  layanan  untuk  lebih  mempermudah  masyarakat  dalam melakukan  pembayaran  Pajak  Daerah.

“Dimana  sistem  layanan  penerimaan  setoran Pajak  Daerah  Kota  dan  Kabupaten  Wilayah  Jawa  Barat  dan  Banten  telah  terintegrasi dengan  sistem  bank  bjb  secara  real  time  online,  dan  wajib  Pajak  dapat  melakukan pembayaran  Pajak  Daerah  melalui  seluruh  Jaringan  Kantor  dan  Jaringan  Elektronik bank  bjb  di  seluruh  Indonesia  sehingga  tujuan  target  pendapatan  daerah  dari  sektor Pajak Daerah dapat tercapai sesuai dengan  yang  diharapkan,” Ungkap Isa 

Menurut Isa penandatanganan kerjasama ini dalam  rangka  meningkatkan  potensi  pendapatan  daerah  diseluruh  Pemerintah  Daerah di  Indonesia  khususnya  di  Provinsi  Jawa  Barat  dan  Banten,  Komisi  Pemberantasan Korupsi  (KPK)  mengajak  Pemerintah  Daerah  dan  bank  bjb  sebagai  bank  daerah untuk  turut  serta  meningkatkan  potensi  pendapatan  daerah  dari  sektor  Pajak. 

“Hari ini Komisi  Pemberantasan Korupsi  (KPK)  memfasilitasi  Pemda  Kota  dan  Kabupaten  di  Wilayah Provinsi  Banten  bersama  dengan  bank  bjb  untuk  menandatangani  Perjanjian Kerjasama  tentang  Optimalisasi  Pendapatan  Daerah  dari  Sektor  Pajak  Daerah  dimana ruang  lingkup  perjanjian  kerjasama  ini  meliputi  sarana  pemanfaatan  jasa  layanan perbankan  bank  bjb  serta  pemasangan  alat  monitoring  transaksi  Pajak  Daerah,, dan untuk saat ini baru 2 Pemda yang bekerja sama yaitu Akbuoaten Tangerang dan Kabupaten Serang, sisanya sedang kita jadwalkan,”Terang Isa saat di temui seusai penandatanganan Perjanjian Kerjasama Optimalisasi Pendapatan Daerah Dengan Pemda Kota/Kabupaten di Banten, di Pendopo Gubernur, Senin (13/05/19)

Isa juga mengatakan dalam  rangka  optimalisasi  dan  transparansi  Penerimaan  Pajak  Daerah,  saat  ini  Badan Pendapatan  Daerah  Kota/Kabupaten  telah  melakukan  inovasi  bersama  bank  bjb dengan  menerapkan  sistem  online  dalam  pemungutan  pajak  daerah. 

Sistem  pajak online  ini  mencakup:   

1.  Sistem pelaporan (SPTPD  online),  

2.  Sistem  payment online,   

3.  Sistem  monitoring  (pengawasan)  transaksi  usaha  secara  online  wajib  pajak, administrasi perpajakan  daerah dan sistem perijinan  yang  terintegrasi. Salah  satu  dari  inovasi  tersebut  yaitu  penyelenggaraan  monitoring  terhadap  data transaksi  usaha  wajib  pajak  diperuntukkan  kepada  wajib  pajak  hotel,  Restoran, Hiburan  dan  Parkir.

“Mekanisme  kerja  sistem  ini  adalah  berupa  pemasangan  Alat Monitoring  Data  Transkasi  Usaha  secara  Online  (tapping  box),  dimana  alat  ini bertujuan  untuk  merekam  dan  menyimpan  setiap  data  transaksi  usaha  wajib  pajak, serta  dimonitoring  melalui  dashboard  (sistem  monitoring)  yang  berada  di  Badan Pendapatan  Daerah.  Adapun  pemasangan  sistem  ini  disesuaikan  dengan  kondisi sistem  yang  dimiliki  oleh Wajib Pajak,”Ujar Isa

“Komitmen  bank  bjb  sebagai  pendorong  laju  pertumbuhan  daerah  selalu  membuat bank  bjb  melakukan  peningkatan,  pada  triwulan  I  2019  bank  bjb  mencatat  laba  bersih Rp421  Miliar  dengan  total  aset  sebesar  Rp117,7  Trilliun,  yang  didorong  dari pertumbuhan  tabungan  sebesar  8,8%,  sehingga  casa  naik  dari  46,3%  menjadi  48,8% dimana  total  kredit  yang  berhasil  disalurkan  bank  bjb  tercatat  Rp.75,8  Triliun  dan berhasil  tumbuh  sebesar  6,2%  dimana  kredit  bermasalah  (NPL)  pada  di  level  1,68% lebih baik dibandingkan  rasio NPL  rata-rata industri perbankan  yang  sebesar  2,59%,”Pungkasnya

Perlu diketahui Penandatanganan  perjanjian  kerjasama  ini  dihadiri  oleh  Gubernur  Provinsi  Banten Wahidin  Halim,  Pimpinan  KPK  Alexander  Marwata,  Muhadi  selaku  Komisaris  bank bjb,  Nia  Kania  selaku  Direktur  Keuangan  bank  bjb,  Suartini  selaku  Direktur Konsumer  dan  Retail  bank  bjb  serta  seluruh  kepala  daerah  Kabupaten  dan  Kota  di Wilayah  Provinsi Banten. (Sis/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here