BPN Minta Situng Dihentikan, Bawaslu: Masih Belum Diputuskan

Foto: net, Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin

Centralnews – Jakarta, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) enggan berkomentar terkait permintaan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi untuk menghentikan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU.

Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin meminta agar BPN menunggu keputusan. Menurutnya, belum diketahui kapan keputusan terkait situng dibacakan. Namun, untuk membuat keputusan pihaknya melakukan pleno terlebih dulu.

“Ya itu kan belum kita putus, nanti komentarnya ya keputusan kita, masih belum diputuskan, (prosesnya) tinggal mau dibacakan putusan ya nanti kita putuskan,” ujar Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, seperti dilansir dari detikcom, Selasa (14/5/2019).

“Belum ada harinya, kan nanti pleno dulu,” ucapnya.

Terkait dugaan kecurangan situng, BPN Prabowo-Sandi sebelumnya Sandi sudah menyerahkan dokumen ke Bawaslu.

“Dengan demikian, terkait dengan kesaksian dan dalil-dalil yang kami sampaikan (dalam sidang), ada baiknya Situng KPU ini dihentikan, oleh karena nggak bisa menyajikan data secara akurat, informatif yang dapat dipercaya, serta menghindari terjadinya kekisruhan, keonaran, dan kesalahpahaman di masyarakat umum dan luas. Oleh karena itu, kami minta dihentikan dan dicabut,” ujar jubir hukum BPN Prabowo-Sandi, Sahroni, Senin (13/5). (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here