Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Akan Kembali Dibuka Untuk Umum

Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Akan Kembali Dibuka Untuk Umum
Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Akan Kembali Dibuka Untuk Umum

Centralnews – Tangerang, Setelah ditutup selama kurun waktu sekitar satu tahun lebih, underpass Kereta Bandara Soekarno-Hatta, di Jalan Perimeter Selatan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang akan beroperasi kembali untuk umum. Tetapi, pengoperasian jalan alternatif  dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta – Tangerang  tersebut masih sebatas uji coba.

Uji coba dilakukan hingga satu pekan atau tujuh hari, hal itu dimaksudkan untuk memperhatikan faktor keselamatan dari pengoperasian jalan tersebut. Selain itu waktunya pun dibatasi, yaitu hanya Pukul 04.00 hingga 09.00 dan Pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.  Selama masa uji coba atau evaluasi  berjalan, kekurangan yang diketemukan nantinya akan langsung diperbaiki. Sehingga harapannya, Jalan Perimeter Selatan tersebut akan beroperasi seperti dulu yakni 24 Jam.

Hal itu tertuang dari hasil kesepakatan antar instansi yang terkait dengan Jalan Perimeter Selatan. Mulai dari pihak PT Kereta Api Indonesia, PT Waskita Karya, PT Virama Karya, Dinas Perhubungan Kota Tangerang dan PT Angkasa Pura II (Persero).  Hasi kesepakatan tertuang setelah masing-masing instansi terkait tersebut melaksanakan survey bersama untuk persiapan pengoperasian underpass Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Jalan Perimeter Selatan. 

Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Akan Kembali Dibuka Untuk Umum

Febri Toga Simaptupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi langsung dari pihak terkait, bahwa underpass di Jalan Perimeter Selatan kini secara fisik progresnya telah mencapai 98%. “Hanya ada beberapa kekurangan yang sifatnya finishing. Seperti kelengkapan rambu, marka, penambahan separator atau media jalan serta sarana pendukung lain. Tinggal dipercantik saja,” ujar Febri, Rabu (15/5/2019)

Febri menyakan, tidak ada pembatasan kendaraan pada saat operasional nanti. Hanya bagi kendaraan bertonase besar dilarang melintas, selain itu pun yang memiliki ketinggian tertentu yang dapat menganggu merusak portal atau underpass di jalan tersebut.

“Kalau sebelumnya kan rencananya perlintasan sebidang yang akan dioperasikan. Kini rupanya dalam perjalanan progress perbaikan underpass berjalan cukup lancar. Sehingga mencapai kata sepakat Senin 20 Mei 2019 mulai pukul 04.00 WIB akan beroperasi terbatas,” kata Febri.(Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here