DPR Minta Tak Ada Lagi Calon Tunggal untuk Pimpinan BI

Foto: net, Ilustrasi gambar.

Centralnews – Jakarta, Ketua Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng meminta Presiden Joko Widodo tak lagi hanya memberikan calon tunggal ketika mengusulkan pimpinan BI. Sebab menurutnya, penunjukkan calon tunggal bisa menimbulkan pertanyaan soal independensi BI.

Hal ini menanggapi terkait Komisi XI DPR telah memutuskan Destry Damayanti sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia ( BI) periode 2019-2024 menggantikan Mirza Adityaswara yang masa jabatannya habis Juli ini. Keputusan ini dilakukan secara aklamasi atau tanpa penolakan.

“Oleh karena itu, kami Komisi XI akan kirim surat ke pimpinan DPR, pemerintah, agar anggota dewan berikutnya bisa lebih dari satu. Sehingga tak ada persepsi publik kalau dikirim satu artinya BI sudah tidak independen,” kata Mekeng di Gedung DPR, Jakarta,seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (11/7/2019).

“Ya kan di undang-undang sebanyak-banyaknya tiga. Enggak satu juga. Itu ada maknanya, bukan berarti satu, bisa lebih dari satu. Karena kami bisa aja kalau satu itu penolakan,” katanya

Meski demikian, Mekeng tak mempermasalahkan pencalonan pimpinan BI tahun ini yang hanya satu orang. Tahun lalu, Jokowi pun juga sempat menunjuk calon Gubernur BI untuk diuji kelayakannya oleh BI dengan calon tunggal, yaitu Perry Warjiyo.

Loading...

“Ya kami enggak mau gaduh saja kalau tahun ini. Makanya besok-besok enggak usah calonkan tunggal lagi. Nanti segera suratnya kami urus, kami sarankan ke pemerintah tak lagi calon tunggal untuk BI,” ujarnya. (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here