Pemkot Tangerang Terbitkan Larangan Truk Bermuatan Berat Melintas

Foto: net.

Centralnews – Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara tegas melarang truk bermuatan besar yang mengangkut tanah atau pasir melintas di kawasan Kota Tangerang. Berat truk yang dimaksud oleh Arief adalah tidak boleh melebihi 8,5 ton. Selain itu, truk gandeng dan tronton juga dilarang.

Larangan tersebut diedarkan melalui surat edaran yang dilayangkan kepada setiap perusahaan yang menggunakan jasa truk muatan tanah atau pasir yang berlaku per 1 Agustus 2019. Surat edaran itu juga mengacu pada Peraturan Daerah nomor 8 tahun 2018 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.

Hal tersebut dibenarkan oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah.

” “Iya (saya tandatangani), sampai ada jaminan mereka tertib berlalu lintas, dan tidak melebihi tonase yang ditentukan,” kata Arief saat dikomfirmasi Kompas.com dan dilansir oleh Centralnews.co.id pada Kamis (1/8/2019) kemarin.

Dikabarkan sebelumnya, telah terjadi kecelakaan maut truk pengangkut tanah dan mobil sigra pada Kamis pukul 05.30 WIB di Jalan Daan Mogot. Kecelakaan itu menyebabkan 4 orang dewasa tewas dan 1 balita luka namun selamat.(Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here