Pemkot Serang Butuh 100 Poin Lagi Untuk Menjadi Kota Layak Anak Tingkat Madya

Pemkot Serang Butuh 100 Poin Lagi Untuk Menjadi Kota Layak Anak Tingkat Madya
Pemkot Serang Butuh 100 Poin Lagi Untuk Menjadi Kota Layak Anak Tingkat Madya

Centralnews – SERANG, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang butuh 100 poin lagi untuk mencapai menjadi Kota Layak Anak (KLA) tingkat Madya, dari poin 680, Pemkot Serang baru mencapai 500 poin atau baru mencapai sebagai Kota Layak Anak tingkat Pratama, Hal itu di ungkapkan oleh Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin saat ditemui seusai membuka acara Advokasi dan Evaluasi Pengembangan Kota Layak Anak Kota Serang di salah satu rumah makan di Kota Serang, Selasa (08/10/19). 

“Untuk mendapat predikat Kota Layak Anak (KLA) tingkat Madya Pemkot Serang harus mempunyai poin 680, sedangkan saat ini Pemkot baru mencapai 85 persen atau baru mencapai 500 poin, untuk mencapai 680 poin tersebut tinggal dibutuhkan beberapa pembangunan lagi, seperti jembatan penyebrangan orang (JPO), taman-taman, hingga puskesmas ramah anak,”ungkap Badri

Menurutnya, untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan sinergitas antar OPD di lingkungan Pemkot Serang, hal itu juga dilakukan untuk membangun sebuah kebersamaan, karena hal itu tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua OPD saja. 

“Sebenarnya ini tidak sulit, Insyallah dapat dikaksanakan cuma kan yang namanya mau ngebangun salah satu kota tidak semudah membalikan telapak tangan musti ada kebersamaan dari beberapa pihak baik Pemkot Serang dan pihak-pihak yang lain,” ujarnya.

Saat di tanya terkait kebutuhan anggaran, Subadri mengaku memiliki keterbatasan dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang. Maka dari itu pihaknya akan terus membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Pusat hingga pihak lainnya, sehingga mendapat bantuan untuk pembangunan kota layak anak. 

Loading...

“Untuk mewujudkan hal itu kota Serang harus benar-benar jemput bola supaya program program kota layak anak tercapai, melibatkan melibatkan swasta terutama kan salah satu perusahaan di kota Serang diharapkan CSR nya mau untuk mengalokasikan ke program lain,” terangnya.

Sementara Kepala Bappeda Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan untuk menciptakan KLA di Kota Serang dibutuhkan pembangunan sarana dan prasarana terutama fasilitas yanh ramah anak, seperti puskesma ramah anak, taman anak-anak, dan yang lainnya yang berkaitan dengan anak. 

“Bahkan kita konsen terhadap keberadaan hak-hak anak, membela hak-hak anak di antaranya kayak musrenbang. Kita satu-satunya kota di Banten biar tercapai untuk anak yang ada di Kota Serang,” ujarnya.

Menurut Nanang ada beberapa taman yang akan dibangun diantaranya, taman Duduluran yang terletak di Ciceri, taman Lansia dan taman layak anak di stadion Kota Serang. Upaya tersebut dilakukan agar hak-hak anak dapat terpenuhi,  dan terlindungi. 

“Jadi ke depan tahun 2020 seperti yang dikatakan pak Wakil kita akan mendukung KLA tersebut dengan pembangunan yang mendukung hak anak,” jelasnya.

Perlu di ketahui dalam acara tersebut turut hadir Kepala Bappeda Nanang Saefudin, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten Uut Lutfi, dan perwakilan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot Serang. (Ka/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here