Moratorium Izin PPIU Di Keluhkan Travel Umroh

Moratorium Izin PPIU Di Keluhkan Travel Umroh

Centralnews – SERANG, Moratorium izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) baru yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI dan masih berlanjut sampai saat ini di keluhkan oleh sejumlah travel umroh di Banten, pasalnya, akibat adanya moratorium tersebut travel umroh yang sudah eksis tidak dapat mendapatkan legalitas karena terbentur moratorium.

“Kami minta pemerintah menghentikan moratorium,” kata Uswatun Hasanah, Komisaris Global Energi Multazam (GEM), sebuah travel umroh di Banten di sela pelaksanaan Manasik Umrah yang digelar travel tersebut di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten di Jalan Syaikh Nawawi, Curug, Kota Serang, Sabtu (12/10/19). 

Uswatun mengatakan bahwa adanya kebijakan moratorium yang diambil oleh pemerintah disebabkan karena ada sejumlah travel umroh yang nakal yang bahkan tidak memberangkatkan jemaah seperti yang mencuat kasusnya beberapa tahun yang lalu. 

Menurutnya bila ada travel umroh yang bermasalah seharusnya solusinya bukan menerbitkan moratorium melainkan memperketat pengawasan terhadap travel umroh yang sudah memiliki PPIU. “Pengawasan keuangan dan lainnya yang harusnya diperketat,” katanya. GEM sendiri, kata Uswahtun, menjadi salah satu travel umroh yang menjadi korban kebijakan moratorium sehingga sampai saat ini belum memiliki PPIU.Karena itu, agar tetap dapat memberangkatkan jemaah haji maka GEM akan menjadi cabang Daarul Harmain, travel yang sudah memiliki PPIU.

Terkait Manasik Umrah itu, Uswah menyatakan bahwa ada 110 jemaah umroh yang dibimbingnya dan ikut dalam Manasik Umrah. Mereka akan berangkat pada 17 Oktober 2019 mendatang. 
Sementara Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Banten Machdum mengatakan bahwa moratorium izin travel umrah memang sampai saat ini belum dicabut oleh Kemenag RI namun pemerintah juga telah memberikan solusi yaitu travel yang belum memiliki PPIU bisa menjadi cabang dari travel umroh yang sudah memiliki izin PPIU. (Sis/Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here