Soal Sektor Keuangan RI, Ini Kata Otoritas Jasa Keuangan

Foto: net, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso

Centralnews – Jakarta, Terkait sektor keuangan di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut keuangan di Indonesia sudah mengalami perbaikan sejak terjadinya krisis keuangan, baik di sektor makro dan mikro.

Perbaikan tersbut ditunjukkan dengan kembali membaiknya permodalan perbankan di posisi 23% yang dinilai cukup efisien.

Atas hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meminta, perbankan harus mampu memaksimalkan modal tersebut untuk menyalurkan pembiayaan, terutama untuk sektor-sektor prioritas dan tak hanya terkonsentrasi pada satu sektor saja.

“Jadi kita harus generate pengusaha baru sehingga kredit ga terkonsentrasi ke pengusaha tertentu, atau pengusaha tertentu harus perluas kapasitas jadi ruang masih bisa. Akhirnya perbankan punya ruang sempit padahal ruang besar. Mau berapa saja target siap tapi ke siapa dulu, jangan terkonsentrasi,” kata Wimboh dalam acara CEO Networking di Ritz Carlton, Jakarta, seperti dikutip dari CNBC,  pada Kamis (31/10/2019).

Menurutnya, Indonesia saat ini dinilai masih cukup baik dari sisi likuiditas. Masih mengutip dari CNBC, Tak terjadi tarik-tarikan likuiditas antara perbankan dan pemerintah yang aktif menerbitkan surat utang. kebijakan moneter pun dinilai akomodatif sehingga bisa menjaga likuiditas baik. (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here