Pembahasan APBD Kota Serang 2020 Terkendala Bankeu

Pembahasan APBD Kota Serang 2020 Terkendala Bankeu
Pembahasan APBD Kota Serang 2020 Terkendala Bankeu

Centralnews – Serang, Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 Kota Serang terkendala akibat belum turunnya bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Banten, sehingga progres pembahasannya terhambat.

Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi belum bisa merinci APBD Kota Serang tahun 2020. Hal tersebut, karena belum turunnya bankeu provinsi. “Progres itu kan menyangkut bantuan keuangan provinsi, sekarang kan belum ada anggarannya berapa. Itukan belum lengkap bagaimana mau jelasinnya,” katanya, Minggu (03/11/19).

Namun, ucap dia, APBD Kota Serang tahun 2020 masih fokus pada kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Terlebih, untuk pendidikan yang menjadi prioritas utama termasuk sumber daya manusia (SDM).

“Prioritas pendidikan sama kesehatan termasuk infrastruktur. Itu paling utamanya. Makanya, pendidikan nanti mau dibikin beda terkait meningkatkan mutu pendidikannya dan sumber daya manusianya,” ujar politikus Gerindar tersebut.

Dalam hal pendidikan, tutur dia, pihaknya juga menyoroti terjadinya transaksi penjualan lembar kerja siswa (LKS) oleh guru kepada siswanya di Kota Serang, sehingga ke depan, dia berharap, siswa dapat memiliki LKS tanpa adanya transaksi. “Kemarin kan ada LKS yang diperjualbelikan, nanti kami mau bagaimana gitu biar tidak ada transaksi jual-beli,” katanya.

Loading...

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Serang keberatan jika bankeu provinsi yang diberikan kepada Pemkot Serang lebih kecil dibanding kabupaten atau kota lain. Terlebih, jika bankeu yang diberikan tetap seperti pada 2019 lalu yang hanya sebesar Rp 40 miliar. “Saya kira kalau keinginan Kota Serang tidak seperti tahun lalu, jadi mudah-mudahan keinginan kami bisa didukung dewan provinsi dan gubernur,” ucapnya.

Pada 2020 mendatang, ujar dia, pemkot akan mengusulkan bankeu sebesar Rp 150 miliar. Ia berharap, jumlah tersebut, bisa diterima, karena masih banyak pembangunan infrastruktur yang harus diselesaikan Pemkot Serang. Terutama infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan, seperti RSUD Kota Serang. “Usulannya belum, tapi (direncanakan) 150 miliar lah,” katanya.(Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here