Hengkangnya Perusahan di Banten Bukan Soal UMK yang Tinggi

\ Rencana hengkangnya perusahan perusahan besar yang ada di Banten yang di duga akibat tingginya Upah Minimum Kota/Kab (UMK). Namun, hal tersebut di bantah oleh  serikat pekerja Indonesia. SPSI menilai tingginya biaya di luar upah tenaga kerja menjadi peyebab utamanya.

Afif Johan  Sekretaris Umum SPSI saat di konfirmasi  menegaskan bahwa tingginya biaya lain selain biaya upah pekerja menjadi salah satu peyebab rencana perusaha perusahan yang ada di Banten hengkang, dan mestinya perusahan mulai melakukan efisensi ulang terkait dengan biaya biaya yang di keluarkan. Kamis (28/11)

“Sebetulnya ada biaya di luar biaya tenaga kerja yang sangat tingi yang di rasakan oleh perusahan, meskinya agar konsennya kesitu bukan kepada alasan biaya tenaga kerja,” katanya.

Hal ini menjadi tugas bersama  Pemerintah dan di dorong oleh APINDO dan teman teman serikat pekerja bahwa permasalahan utamanya bukan pada upah pekerja tapi permasalah utamanya adalah biaya biaya selain upah tenaga kerja yang juga tinggi. (Mamo/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here