Soal Formula BBM Jenis Solar, Menkeu: Sudah Hampir Ditetapkan

Foto: net, Menteri Keuangan Sri Mulyani

Centralnews – Jakarta, Soal usulan revisi formula BBM jenis Solar, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan telah menerima surat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

 Ia mengatakan, usulan tentang formula harga baru tersebut masih diteliti. Menurutnya, belum dapat memastikan apakah formula harga itu akan sesuai dengan usulan dari Kementerian ESDM atau tidak, hal ini lantaran karena masih diteliti .

“Sudah (kami terima suratnya), sedang kami teliti, rasanya sudah hampir ditetapkan,” ujar Sri Mulyani di Ballroom Ritz Carlton, Jakarta, Kamis, 28 November 2019.

“Nanti akan saya lihat.”

Dikabarkan sebelumnya, Surat dengan nomor 408/10/MEM.M/2019 itu berisikan permohonan pertimbangan atas usulan revisi formula harga dasar Solar dikirimkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani tertanggal 27 September 2019.

Loading...

Berdasarkan dokumen yang diterima Tempo dan dikutip oleh Centralnews.co.id, Menteri ESDM mengusulkan formula harga dasar Solar diubah, dari semula 95 persen HIP (harga indeks pasar) minyak Solar plus Rp 802 per liter, menjadi 100 persen HIP minyak Solar plus Rp 802 per liter.

HIP Minyak Solar didasarkan kepada seratus persen harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) jenis Gas Oil 0,25 persen sulfur. Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 1980 K/10/MEM/2018 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Minyak.

Adapun komponen biaya tetap mengacu kepada surat pertimbangan Menteri Keuangan Nomor S-137/MK.02/2019 tanggal 19 Februari 2019 perihal Formula Harga Dasar Jenis BBM Tertentu Minyak Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan Bensin RON 88. (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here