IPNU Gelar Youth Fair 2019

Centralnews – Serang, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sebagai OKP yang bergerak dalam lingkungan pelajar dan pemuda mengakomodir usaha kreatif dengan di fasilitasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora), IPNU menyelenggarakan youth fair 2019 dengan mengusung tema “Pemuda Mandiri, Indonesia Maju” di Smesco Jakarta, pada tanggal 22-25 Desember 2019 dan di ikuti oleh 60 jenis usaha kreatif pemuda yang di ambil dari 362 usaha yang mendaftar.

Dari 60 peserta youth fair 2019, 6 diantara mereka adalah mahasiswa UIN Sultan maulana hasanuddin Banten, yakni Arya Nur Fauzi, Okta Vionita, Rosita, Fashiroh Amini, Septi Najla Salsabilla dari jurusan ekonomi syariah dan Egi aprilianti dari jurusan Hukum Keluarga Islam, mereka tergabung dalam kelompok wirausaha muda yaitu EKSYARPRENEUR.

Salah satu diantara mereka menciptakan aplikasi toko online berbasis syariah yakni “Eksyarpreneur” yang di buat oleh Arya Nur Fauzi dari jurusan ekonomi syariah FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Saat ini ekonomi syariah sedang dibumikan oleh mahasiswa-mahasiswa juga para kader Forum Silaturahmi Study Ekonomi Islam (FOSSEI) , banyak yang mempertanyakan tentang adakah prinsip syariah dalam konsep jual beli di toko online yang sedang marak saat ini.

“Toko online saat ini sedang marak bahkan sudah ada yang bervaluasi tinggi hingga menjadi unicorn,namun tidak ada toko online satu pun yang menjamin prinsip jual beli syariah di dalam aplikasinya,”  terangnya.

“Marak terjadi penipuan,perjudian,penjualan barang haram (baik barangnya maupun cara mendapatkannya), dan ketidak jelasan deskripsi barang. Dari hal tersebut, saya dan teman-teman di FEBI UIN Banten menggagas aplikasi toko online berbasis syariah dan berkolaborasi dengan HMJ Ekonomi Syariah 2019 FEBI UIN Banten untuk menerapkan aplikasi tersebut di lingkungan jurusan ekonomi syariah UIN Banten. Kedepannya ini akan di scale up baik se Fakultas, se Universitas bahkan antar Universitas. Di harapkan toko aplikasi online ini bukan cuma sekedar tempat jual beli saja, tapi juga tempat untuk mengedukasi mahasiswa tentang akad jual beli dalam ekonomi syariah,” lanjut Arya Nur Fauzi.

Loading...

Dalam Aplikasi yang ia buat dan bersama Rekan-rekannya, ia mengategorikan barang dan Jasa menjadi lima bagian, yakni Makanan halal (halal food), Produk halal (halal product) fashion halal (halal fashion), kosmetik halal (halal cosmetic) dan Wisata halal (halal tourism).

Meskipun saat ini aplikasi tersebuat belum diluncurkan ke google Playstore, tapi para pengguna sudah bisa mengaksesnya melalui tautan Bit.ly/aplikasieksyarpreneur. (Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here