Pendangkalan Aliran Sungai Cidurian Diduga Jadi Penyebab Banjir

Pendangkalan Aliran Sungai Cidurian Diduga Jadi Penyebab Banjir
Pendangkalan Aliran Sungai Cidurian Diduga Jadi Penyebab Banjir

Centralnews – Serang, Sungai Cidurian yang mengaliri sejumlah kecamatan di Kabupaten Serang mengalami pendangkalan. Kondisi itu disinyalir menjadi penyebab banjir di wilayah Kecamatan Kopo dan Cikande.

Wilayah hilir Sungai Cidurian di Kecamatan Tanara, volume air Sungai Cidurian cukup tinggi. Air terlihat tenang tidak mengalir deras ke arah laut. Di sepanjang bantaran sungai juga sangat minim pepohonan.

Ketua Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya Anton Susilo mengatakan, pendangkalan di Sungai Cidurian sudah cukup parah. Kondisi itu diduga menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Serang.

Anton mengatakan, sedimentasi di Sungai Cidurian hampir setinggi dua meter. Ia memperkirakan sungai tersebut sudah tidak dinormalisasi 30 tahun. Dilansir dari radarbanten.co.id, senin (06/01/20)

Dikatakan Anton, penanganan Sungai Cidurian harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Mulai dari penjagaan pohon hingga normalisasi sungai di bagian hilir.

Loading...

Di tempat terpisah, Kepala Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande, Muhtadi mengaku wilayahnya rawan banjir lantaran dekat aliran Sungai Cidurian. Sungai Cidurian mengalami pendangkalan menyebabkan sepuluh kampung di Desa Songgom Jaya dan tujuh Kampung di Desa Koper banjir. “Solusinya harus ada normalisasi Sungai Cidurian,” harap Muhtadi. (Ryd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here