Seni Debus Budaya Asli Banten

Centralnews – Tangerang, Seni Debus di sajikan dalam acara Milad Pendekar Binaraga yang digelar di halaman Sekolah SDIT Alitqon Balaraja, Kecamatan Balaraja, Senin (13/1/2019). Penyajian seni debus berupaya untuk melestarikan kearifan lokal yang semakin punah ditelan jaman.

Ketua Umur Pendekar Binaraga, Fatullah mengatakan, dalam rangka ulang tahun atau milad ke I Pendekar Binaraga ini menampilkan seni budaya debus. Menurut Fatullah, seni debus ini merupakan kesenian asli dari Banten yang saat ini sudah sedikit peredaraannya.

Lanjut Fatullah, Pendekar Binaraga ini fokus menjaga budaya bela diri asli banten, selain debus, pihaknya juga melatih bela diri pencak silat, dan sempat diperlihatkan kepada para tamu yang hadir dilokasi.

“Ini acara ulang tahun Pendekar Binaraga yang pertama kali diadakan oleh kami. Pendekar Binaraga ini akan menjadi wadah bagi pecinta seni budaya bela diri dan seni debus Banten, sehingga kearifan lokal tetap bisa terjaga eksistensinya di tengah-tengah globalisasi,“ kata Fatullah kepada Wartawan.

Menurut Fatullah, untuk mempraktekan seni debus tidak sembarang orang bisa, karena untuk memperaktekannya butuh keahlian khusus, dan perlu adanya latihan terlebih dahulu sebelum memperaktikannya. Pasalnya, dalam penampilan seni debus, pemain terkadang harus mengunyah paku, menginjak beling, dan menyayat tubuhnya sendiri menggunakan golok atau benda tajam lainnya, namun jika sudah terlatih, si pemeran debus tidak akan terluka walaupun terkena sendajata atau benda-benda tajam seperti golok dan pisau.

Loading...

“Semua orang bisa memperaktikannya, namun harus ada pelatihan terlebih dahulu, tidak bisa langsung main, karena memang cukup berbahaya. Tetapi jika sudah terlatih tidak akan kenapa-kenapa,“ tambahnya.

Fatullah berharap, dengan adanya pentas seni debus yang dihadirkan oleh Pendekar Binaraga, masyarakat Kabupaten Tangerang bisa lebih cinta terhadap seni asli Banten yang satu ini. Kata Fatullah, walaupun sedikit menyeramkan, tetapi mempelajari seni debus cukup positif untuk menjaga diri sendiri dan NKRI.

“Untuk masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya para remaja, dari pada menggunakan bahan-bahan narkoba lebih baik ayo kita bergabung, gaungkan kembali seni debus asli Banten ini, karena bisa bermanfaat, untuk menjaga diri dan juga menjaga NKRI,“ himbaunya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Balaraja yang sempat menghadiri acara Milad Pendekar Binara, Galih Prakosa S.STP  mengatakan, potensi seni budaya di wilayah Kecamatan Balaraja sangat baik dan komplit. Dia berharap, dengan potensi seni yang dimiliki oleh masyarakat Balaraja bisa mengharumkan dan mengangkat nama baik Kecamatan balaraja dan Kabupaten Tangerang.

“Yang pertama Selamat Milad yang ke 1 kepada Pendekar Binaraga. Alhamdulillah, di Kecamatan Balaraja luar biasa, seni Beladirinya, Seni Budayanya, sampai kesenian-kesenian lain. Kami tadi di Car Free Day, melihat banyak seni beladiri yang ditampilkan oleh rekan-rekan. Tentunya harapan kami, kita sama-sama bisa mengangkat nama baik Kecamatan Balaraja,” tambahnya. (Mad/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here