Dikeluhkan Masyarakat, Kandang Ayam Kasemen Masih Operasi Meski Sudah Dua Kali Di Sidak

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Serang Fatih saat sidak kandang ayam di Kasemen, Kamis (30/01/20)

Centralnews- Serang, Menindak lanjuti keluhan masyarakat soal bau kotoran ayam serta serangan lalat, Komisi I  DPRD Kota Serang hari ini lakukan sidak kandang ayam yang berada di tengah permukiman warga Kedung Leles, Kasemen, Kota Serang.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Komisi I Dprd Kota Serang lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke kandang ayam yang keberadaanya di keluhkan masyarakat.

“Kami langsung sidak, dan sudah ketemu dengan pemiliknya, dan pemilik sudah legowo, insallah setelah panen ini, maksimal Bulan April dia akan tutup,”Ungkap Fatih Anggota Komisi 1 DPRD Kota Serang saat ditemui seusai melakukan sidak

Fatih juga menyampaikan setelah melihat keberadaaanya, dirinya membenarkan bahwa kondisinya sangat meresahkan. Bau kotoran ayam yang bercampur air serta serangan lalat sangat  mengancam kesehatan warga sekitar.

“Karena ini tidak sesuai dengan RT/RW, yang di miliki Kota Serang, pemilik menawarkan untuk di bongkar, namun minta kompensasi hingga Bulan April nanti,”ujarnya

Loading...

Selain melakukan sidak di Kampung Kedung Leles, Ketua Komisi I, juga melakukan sidak di kadang ayam di kampung Krojen, namun tidak bertemu dengan pemiliknya.

“Untuk yang di Kronjen ini pemilikinya akan kita undang ke Komisi I, sekaligus mengundang Dinas Perizinan agar Kecamatan Kasemen tidak ada Kandang Ayam lagi sesuai Rencana Tata Ruang wilayah. Kita harusnya brantas semua khususnya di Kecamatan Kasemen dan kota Serang. Kita akan kawal soal ini, dan kita akan  kembali April nanti untuk memastikan pembongkaranya,” Tandasnya

Untuk di ketahui kedua lokasi kandang ini, pada tahun 2019 sudah di lakukan sidak oleh anggota DPRD Kota Serang periode yang lama dengan hasil yang sama yakni meminta waktu atau kompensasi untuk pemilik kandang yang berada di Kedung Leles, kemudian yang di Kampung Krojen pemiliki selalu tidak berada di tempat.

Kemudiaan Pihak Kelurahan yang mendampingi, saat di konfirmasi tidak dapat memberikan jawaban yang jelas terkait pembongkaran kedua lokasi kandang ayam tersebut, mengingat pada sidak tahun sebelumnya pihak kelurahan Kaseman akan berkoordinasi dengan Pihak Satpol PP untuk pembongkaran.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Satpol PP, namun pihak masyarakat tidak ada yang berani menyatakan sepakat secara tertulis, hanya secara lisan berani ngomongnya” dalih Ahmadi Lurah Kasemen. (Mamo/Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here