Syafrudin Rencanakan Bumi Perkemahan di Kota Serang

Centralnews – Serang, Pengurus Pramuka Kwarcab Kota Serang meminta kepada Pemkot Serang agar dapat menyediakan tempat untuk dijadikan sebagai bumi perkemahan. Karena sejak berdiri 12 tahun yang lalu, Kota Serang belum memiliki bumi perkemahan.

Wali Kota Serang, Syafrudin saat melakukan peletakan batu pertama musola di gedung Candika kantor pengurus Pramuka Kwarcab Kota Serang  menuturkan, mengenai bumi perkemahan saat ini masih dalam tahap perbincangan bersama pengurus Kwarcab Kota Serang. Menurutnya, sudah ada beberapa rencana lokasi yang telah disiapkan.

“Bumi perkemahan sedang dibicarakan. Karena banyak tanah yang bisa digunakan. Di Kecamatan Walantaka, Cipocok Jaya dam Taktakan. Tinggal pengurus Kwarcab ini dapat memilih dimana,” ujarnya seusai kegiatan peletakan batu pertama masjid Al-Kasyifa Kwarcab Kota Serang, Rabu (12/2).

Mengenai luasnya, Syafrudin menuturkan, masih belum diketahui. Sebab dirinya menunggu pengajuan dari pengurus Kwarcab sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Untuk luas bumi perkemahan nanti kami masih menunggu pengajuan dari pengurus Kwarcab. Karena mereka yang lebih tahu kebutuhan untuk kegiatan mereka itu dengan luas berapa,” tuturnya.

Loading...

Sementara itu, Ketua Kwarcab Kota Serang, Ahmad Saifullah, menuturkan bahwa keberadaan bumi perkemahan sangat penting bagi gerakan Pramuka. Sebab, segala kegiatan Pramuka dilakukan di bumi perkemahan.

“Bumi perkemahan itu sangat dibutuhkan untuk kegiatan-kegiatan, baik kegiatan khusus maupun kegiatan perkemahan lainnya. Ini bisa menjadi sarana pendidikan bagi Pramuka yang baik dan menyenangkan,” ujarnya.

Ia menuturkan lokasi di Kecamatan Walantaka sudah sangat representatif. Sebab, dari segi luas wilayah dan posisinya yang strategis, sudah sangat representatif.

“Luas wilayah kalau tidak salah itu seluas 4 hektare. Kalau dari segi lokasinya itu sangat strategis, sudah sangat cocok untuk digunakan sebagai tempat perkemahan Pramuka,” jelasnya.

Selama ini menurut Saifullah, Kwarcab Kota Serang dalam melaksanakan kegiatan selalu berpindah-pindah tempat karena ketiadaan bumi perkemahan ini. Oleh karena itu, besar harapannya bumi perkemahan milik Kota Serang dapat benar-benar terwujud.

“Selama ini ya kami gunakan tempat-tempat seperti di Tembong, trus di kantor-kantor kecamatan. Jadi tergantung juga. Saya yakin di kepemimpinan pak Syafrudin ini dapat terwujud,” tandasnya. (Mamo/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here