Dua Kelompok Saling Bacok Rebutan Abu Batu

Ilustrasi foto : tribun.com

Centralnews- Serang, Desa Pangarengan, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, telah memiliki Kepala Desa (Kades) baru. Kades lama sebelumnya mengelola PT BAN dilokasi tersebut. Kemudian Kades yang baru ingin mengambil alih pengelolaan pabrik tersebut.

Namun kedua massa cek cok dan berakhir dengan saling bacok. Peristiwa berdarah itu terjadi siang tadi, sekitar pukul 14.30 wib.

“Rebutan limbah dari PT BAN yang dulu dikelola kepala desa lama, kepala desa baru (mau) mengambil alih. Namun terjadi kesalah pahaman, kemudian ribut mulut ahirnya di bacok. Massa nya (saling) bacok,” kata Kapolsek Bojonegara, AKP Tri Sutrisno, saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Senin (17/02/2020).

Pihak kepolisian kini tengah berjaga dilokasi kejadian guna mengantisipasi hal yang tidak di inginkan. Kemudian pihak kepolisian juga mengumpulkan bukti dan mekubta keterangan dari para saksi.
“Mereka cekcok di PT BAN, di Desa Pengarengan,” terangnya.

Akibat keributan itu, tiga orang dari kelompok massa Kades Pangarengan yang baru mengalami luka bacok dan sudah dibawa ke RSID Cilegon untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui kondisi terakhir para korban.

Loading...

“Luka berat satu, luka ringan dua. Korban dari (massa) kepala desa yang baru. Kondisi┬ákorban dibawa ke rumah sakit, saya belum tahu (kondisinya). Lukanya belum tahu saya,” jelasnya. (Yandhie/Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here