Potensi Pengembangan E-commerce Di Provinsi Banten Cukup Tinggi

Centralnews.co.id

Centralnews – Serang, Di tahun 2019, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam lima tahun terakhir. Akan tetapi digitalisasi ekonomi semakin marak. Pesatnya arus digitalisasi memberikan peluang bagi indonesia untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkualitas dan inklusif. Inovasi digital mampu memperkuat keterhubungan antar agen ekonomi dari yang terkecil hingga yang terbesar, dari konsumen individual, UMKM, hingga korporasi besar.

Tekhnologi digital telah merombak secara mendasar proses produksi dalam era industri 4.0, salah satunya adalah bisnis e-commerce. Pertumbuhan industri e-commerce semakin pesat di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi. Bahkan di Banten sendiri jumlah transaksi e-commerce menunjukan tren positif.

Manajer fungsi koordinasi dan komunikasi kebijakan Bank Indonesia KPw Banten Renny Maharani mengatakan, jumlah transaksi pada e-commerce di Provinsi Banten sejak tahun 2018 hingga tahun 2019 menunjukkan tren positif. Peningkatan jumlah transaksi terlihat terjadi pada semester II pada tahun 2018 maupun 2019. 

“Salah satu faktor pendukung pertumbuhan transaksi e-commerce di Provinsi Banten yakni perbakan yang semakin meningkatkan kemudahan-kemudahan transaksi kepada nasabahnya. Berbagai perbankan melakukan kerjasama dengan usaha platform online untuk memberikan kemudahan dari segi proses maupun pembayaran,”ujar Renny

Apabila dilihat dari sisi pembeli e-commerce di Provinsi Banten, Lanjut Renny, nominal berdasarkan kategori produk yang paling tinggi pada tahun 2019 adalah fashion, handphone & aksesoris, personal care & kosmentik, perlengkapan rumah tangga, serta komputer & aksesoris. 

Loading...

“Pada tahun 2019, masing-masing produk menunjukkan tren pertumbuhan nominal yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan hampir seluruh produk mengalami pertumbuhan hingga lebih dari 50%. Hal ini menunjukkan potensi pengembangan e-commerce di Provinsi Banten yang cukup besar, serta antusiasme pembeli untuk melakukan transaksi secara online,” terang Renny

“Itu tadi dari sisi pembeli sedangkan kalau dilihat dari sisi penjual e-commerce di Provinsi Banten, nominal berdasarkan kategori produk yang paling banyak dijual yaitu fashion, handphone & aksesoris, personal care & kosmetik, perlengkapan rumah tangga & kantor, serta makanan & minuman. Pertumbuhan nominal produk yang dijual dari tahun 2018 hingga 2019 meningkat pada seluruh jenis produk yang ada. Kemudahan transaksi secara online serta permintaan konsumen yang tinggi terus mendorong pertumbuhan produk di e-commerce,”imbuhnya

Potensi pengembangan e-commerce di Provinsi Banten cukup tinggi, hal ini dapat dilihat dari perbandingan jumlah penjual dan pembeli e-commerce yang masih cukup jauh. 

“Adapun pertumbuhan jumlah pembeli e-commerce di Banten pada tahun 2019 sebesar 48%, sedangkan pertumbuhan jumlah penjual hanya sebesar 12% ini memperlihatkan bahwa potensi pengembangan di Provinsi Banten cukup tinggi,”tutup Renny. (Ka/Tuti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here