Dua Hari Pencarian, Nelayan Korban Kapal Tongkang Di Temukan 

Centralnews- Pandeglang, setelah Dua hari pencarian, korban Kapal tongkang bermuatan batu bara Tb Bamara 8 menabrak perahu nelayan saat mencari ikan di perairan Karang Ranjang membuahkan hasil. Pada pukul 14.57 wib korban atas nama Ngali (68) berhasil di temukan dengan kondisi Meninggal Dunia (MD).

Kepala Basarnas Banten M. Zaenal Arifin mengatakan korban ditemukan tidak jauh dari kejadian atau dengan jarak 6 NM dari lokasi kejadian dan korban langsung di bawa ke rumah duka.

”korban saat ini sudah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan tak jauh dari lokasi kejadian sekitar 6 NM dengan kondisi MD,korban langsung kita serahkan ke pihak keluarga yg sudah menunggu dari kemaren”pungkasnya

Perlu diketahui Kapal tongkang bermuatan batu bara bernama Tb Bamara 8, menabrak perahu nelayan yang sedang lepas jangkar saat mencari ikan di perairan Karang Ranjang, Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kejadian terjadi pada Kamis, 19 Maret 2020, sekitar pukul 21.15 wib.

Namun laporannya baru masuk ke Basarnas Banten pada Sabtu pagi, 21 Maret 2020 pukul 04.45 wib.Saat peristiwa tabrakan terjadi, KM Ju’uh di isi oleh tiga nelayan yang sedang mencari berita. Saat itu, ada dua nelayan yang masih sadar bernama Hada (40) sebagai nahkoda dan Samsudin (35) masih tersadar. Namun, nelayan lainnya yang bernama Ngali (40) sedang tidur. 

Loading...

Beruntung bagi Hada, dia akhirnya bisa diselamatkan oleh Anak Buah Kapal (ABK) Tb. Bamara. Namun untuk Samsudin, harus berenang sekitar satu jam ke pulau terdekat dan berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan nelayan yang sedang tertidur di atas perahu. Ngali, ABK perahu di duga tenggelam dan masih dalam pencarian. Perahu hancur dan tenggelam. (Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here