Strategi Hadapi Dampak Covid-19 Ala Chef Ranu

Centralnews- Serang, Merebaknya pandemi Covid-19 memberikan dampak besar terhadap perekonomian di Indonesia. Kondisi dimana aktifitas masyarakat banyak di lakukan dari rumah menyebabkan para pelaku usaha terpaksa mengurangi jam operasional bahkan ada beberapa pelaku usaha yang menutup usahanya. 

Kondisi ini memukul semua jenis usaha baik perusahaan maupun UMKM. Walaupun demikian ada UMKM yang masih bisa bertahan bahkan mungkin lebih berkembang. Seperti halnya yang di lakukan chef Ranu, untuk bertahan di kondisi seperti ini Chef Ranu mempunyai strategi bisnis yang dia terapkan di usaha Angkringan Nasi Kul-tang nya yang saat ini terpaksa di tutup dikarenakan kebijakan pemerintah yang menghimbau masyarakat agar melakukan sosial distancing.

Chef Ranu mengatakan Kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk membuka Angkringan nasi Kul-tang, oleh karena itu dia berinisiatif  membuat olahan makanan ala angkringan nasi Kul-tang yang di kemas berbeda dan bisa di order oleh masyarakat di luar sukabumi.

“Kondisi sekarang kan tidak boleh ada keramaian jadi saya terpaksa tutup angkringan nasi Kul-tangnya, dengan tutupnya Angkringan otomatis tidak ada pemasukan sedangkan pengeluaran terus kita lakukan, melihat hal ini lah saya berinisiatif buka pemesanan catering nasi kul-tang , selain itu saya juga membuat beberapa makanan yang di olah bisa tahan lama,”ungkap Chef Ranu saat di hubungi melalui telepon, Kamis (26/03/20) 

Chef Ranu mengaku menu olahan masakannya terdapat bumbu-bumbu berkhasiat yang bisa menangkal corona, di antaranya jahe, sereh, kunyit, daun jeruk, daun salam, lengkuas dan masih banyak bumbu lainnya, di pastikan menggunakan rempah-rempah tanpa bumbu instan yang diolah dengan waktu yang cukup lama sehingga hasil masakan maximal tidak mudah basi.

Loading...

“Menu olahan yang kita jual itu ada menu Jengkol Balado, Sambel Copet, Serundeng Ikan, Ayam Suwir, dan Kering Tempe. Makanan ini siap di kirim via JNE Express lho,”ujarnya

Selain itu, lanjut Chef, nasi kul-tang di kreasi lagi dengan beberapa Toping. “Nasi kultang di kemas cocok untuk lauk pauk dengan harga terjangkau, dan ini lah masakan rumahan ala Chef Ranu untuk hadapi kondisi sekarang ini,”ungkapnya

Untuk strategi pemasarannya, chef Ranu gunakan strategi door to door, online, medsos dan market yang peluang adalah Rumah sakit.

“Di tengah kondisi ini, masyarakat kan di himbau mengurangi tatap muka dan keluar rumah, media sosial dapat menjadi salah satu cara untuk promosi, dengan kita bagi di medsos otomatis teman- teman akan bantu kita promosikan ke teman-teman yang lain, dan selain lewat medsos saya juga titip olahan makanan dikoperasi-koperasi, salah satunya koperasi yang ada di rumah sakit, dengan begitu orang yang sedang di rumah sakit bisa beli nasi kul-tang dengan harga terjangkau murah tapi menyehatkan,”jelas Chef Ranu

Untuk harga olahannya masih terjangkau, untuk Sambal copet Rp. 20 ribu per cup, Balado jengkol Rp. 13 ribu per cup, Serundeng iwak Rp.15 ribu per pack, Ayam suwir Rp. 23 ribu per pack, ini belum termasuk ongkir, sedangkan untuk nasi Kul-tangnya harganya Rp. 10 ribu per bungkus.

” Olahan makanan Sambal copet bisa bertahan satu bulan, kalau Jengkol balado kuat sampe satu Minggu, sedangkan untuk Ayam suwir dan Serundeng ikan kuat sampe dua bulan. Alhamdulillah sudah lumayan banyak yang pesan, kita sudah kirim ke Tangerang, Bekasi, bahkan Serang Banten, kebetulan saya olah makanan ini di Sukabumi,”tutur Chef Ranu

Chef Ranu berharap dengan usaha yang di lakukannya ini akan menjadi inspirasi para UMKM yang lain sehingga jangan mengeluh lagi dan jangan di jadikan alesan karena corona.

“Banyak temen chef saya yang bekerja di cafe atau hotel pada ngeluh, pada bilang terancam PHK, bingung mau ngelamar kmana lagi, pendapatan menurun. Tapi Alhamdulillah kita UKM terbiasa dapet penghasilan dari usaha dan kreatifitas kita, bukan dari gaji. Sesungguhnya pasti ada kemudahan di balik kesulitan,, jadi tetap semangat dan jangan menyerah, terus cari peluang usaha, dan jalani dengan tekun serta ikhlas,”tutup chef Ranu (Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here