Usai Jokowi Turun Tangan, Buruh Urungkan Gelar Aksi Besar-besaran

Foto: net.

Centralnews – Jakarta, Tak lama setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan langsung, aksi buruh atau May Day yang rencananya digelar besar-besaran diurungkan.

Sebelumnya, serikat buruh akan menggelar aksi pada 30 April 2020 dengan tuntutan menolak RUU Cipta Kerja seperti Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hingga Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Hingga akhirnya KSPI, KSPSI, dan juga perwakilan dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) bertemu Jokowi di Istana dan memberikan masukan soal RUU Cipta Kerja.

“Intinya yang pertama 3 presiden buruh bertemu dengan pak Jokowi memberikan masukan soal omnibus law cluster ketenagakerjaan. Kita ingin serikat buruh bisa dilibatkan secara lebih aktif dalam pembahasan dan Presiden mendengar dengan sangat-sangat baik,” ujar Andi Gani Presiden KSPSI saat dihubungi seperti dikutip dari detikcom, Rabu (22/4/2020).

Serikat buruh menunggu keputusan Jokowi perihal RUU Cipta Kerja sebelum memutuskan akan/tidaknya demo pada 30 April. Jika demo terlaksana, maka estimasi akan dihadiri 50 ribu buruh. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here