Menag Tegaskan Minta Masyarakat Salat Id di Rumah

Centralnews – Jakarta, Sesuai UU Kekarantinaan Kesehatan, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi meminta dengan tegas agar masyarakat taat salat id dan beribadah di rumah.

“Kalau tadinya saya hanya mengeluarkan imbauan untuk salat Id di rumah, saya akan tambahkan seperti Bapak Menko Polhukam tadi sesuai hasil rapat kabinet, hendaknya semua kita taat pada pembatasan kegiatan keagamaan maupun pembatasan kegiatan di tempat maupun di fasilitas umum sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan,” kata Fachrul usai rapat terbatas seperti yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, seperti dikutip dari detikcom, Selasa (19/5/2020).

Selain itu Ia juga meminta masyarakat taat untuk tidak berkegiatan di tempat umum dan diimbau untuk taat dengan aturan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 itu tentang Kekarantiaan Kewilayahan.

“Hendaknya kita semua taat dengan aturan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 itu tentang Kekarantiaan Kewilayahan, yang antara lain berbicara tentang pembatasan kegiatan keagamaan dilakukan di dalam rumah sendiri bersama keluarga inti, kemudian pembatasan kegiatan di tempat atau di fasilitas umum. Jadi dua hal ini harus kita taati,” tegasnya.

Permintaan agar warga salat Id di rumah itu, lanjut Fachrul, didasarkan pada pertimbangan WHO dan prediksi BIN.

Loading...

“Menurut beberapa informasi dari WHO, bahwa yang biasanya bisa mulai melakukan relaksasi itu kalau (angka penularan) di bahwa 1. Jadi kalau di bawah 1 baru mulai boleh berpikir untuk relaksasi. Tapi kalau masih di atas 1, masih di atas 1 nih, 1,11, maka memang tidak boleh relaksasi, harus tetap tepat,” ujar Fachrul. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here