Lokasi Menaikkan Pemudik ke Truck Tronton, Berada di Rumah Makan

Centralnews.co.id

Centralnews – Cilegon, Nyatanya, tak hanya 18 orang pemudik yang tertangkap basah saat naik ke dalam bak truck tronton, yang terkena pemeriksaan check point depan KSKP Merak, Kota Cilegon, Banten. Ada lagi yang terungkap pada Kamis, 21 Mei 2020.

Truck tronton bernomor polisi BE 9977 YJ kedapatan mengangkut empat penumpang yang di angkut dari sebuah rumah makan yang sama di Cikuasa Atas, Kelurahan Gerem, Kota Cilegon, Banten. Namun kali ini, pemudik tidak naik di dalam bak tronton, melainkan duduk di kabin bersama supirnya. Setiap penumpang dikenakan tarif Rp 100 ribu untuk sampai ke Medan, Sumatera Utara (Sumut).

“Truck tronton kedapatan mengangkut empat orang pemudik asal Depok tujuan Medan di dalam kabin supir. barang-barang pemudik disembunyikan di bak belakang kendaraannya. Berdasarkan keterangan pemudik, untuk menyebrang menggunakan jasa truk mereka membayar Rp 100 ribu,” kata Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Ali Rahman Sihotang, ditemui di Kantor KSKP Merak, Jumat (22/05/2020).

Pihak kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan terhadap orang yang ada di rumah makan tersebut dan di dapati ada 12 orang yang sedang beristirahat, sebelum melanjutkan perjalanannya ke Medan, Sumatera Utara (Sumut).

“Di lokasi didapati 12 pemudik lainnya tujuan Medan masih menunggu disana. Berdasarkan keterangan pemudik bahwa dari depok tujuan Medan, mereka membayar Rp 1,4 juta (per orang),” jelasnya.

Loading...

Karena kedapatan berusaha menyebrangkan pemudik saat larangan arus mudik ditengah pandi covid-19, supir harus mengembalikkan uang yang sudah dibayarkan penumpang, kemudian penumpang diputar balikkan menggunakan angkot dan kendaraannya di tahan di Mapolres Cilegon.


“Kita minta supir mngembalikan dana yang dipegang supir truck kepada pemudik. Mengembalikan pemudik ke wilayah asal,” ujarnya.

Menurut keterangan Kepala KSKP Merak, AKP Evishmen, truck bernomor polisi BE 9929 BE, yang terkena pemeriksaan di check point depan kantornya, menaikkan penumpangnya di sebuah rumah makan Cikuasa Atas, Kelurahan Gerem, Kota Cilegon, Banten. Terkait adanya dugaan calo yang mengumpulkan penumpang, akan ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian.

“Kendaraan kita serahkan ke lalu lintas (Satlantas Cilegon) yah, kendaraan nantu akan di amankan di Mapolres Cilegon. Mereka dikumpulkan di rumah makan Cikuasa atas, jumlahnya ada 18 orang. Nanti kita lidik kembali, apakah ada calo atau tidak,” kata Kepala KSKP Merak, AKP Evishmen, ditempat yang sama, Jumat (22/05/2020). (Yandhi/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here