Wisata Berbuah Petaka Di Pantai Pulomanuk

Nelayan Hilang Di Perairan Barat Banten 
Mahasiswa Politeknik Akademi Kimia Analis (AKA) hilang terjatuh di Pulomanuk Sawarna

Centralnews- Serang- Niat berwisata ke Pulomanuk, Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten, berubah menjadi petaka. Lantaran, satu mahasiswa semester empat yang berkuliah di Politeknik Akademi Kimia Analis (AKA) Bogor dinyatakan hilang.

Korban bernama Muhammad Aulia Hidayat. Dia bersama teman kampusnya, Ferdianasfatan berfoto di atas karang, tiba-tiba ombak besar menerjang keduanya. Ferdian berhasil diselamatkan dua teman nya yang sedang bermain di pantai, namun tidak bagi Aulia yang terseret ombak.

Peristiwa itu terjadi Jumat sore, 26 Juni 2020, sekitar pukul 17.00 wib, saat para mahasiswa itu akan mengabadikan foto matahari tenggelam. Informasi kejadian di dapatkan Basarnas Banten sekitar pukul 18.40 wib dan diperkirakan sampai ke lokasi dini hari nanti, sekitar pukul 00.00 wib.

“Mahasiswa foto diatas karang ditempat wisata tersebut dan tiba-tiba ombak datang dan menyebabkan ke empat mahasiswa tersebut jatuh kelaut, tiga orang dapat diselamatkan sedangkan satu orang hilang,” kata Kepala Basarnas Banten, Muhammad Zaenal Arifin, melalui sambungan selulernya, Jumat (26/05/2020).

Karena pencarian orang hilang di tengah pandemi covid-19, maka personil Basarnas Banten di lengkapi Alat Pelindung Diri (APD) dan pakaian hazmart. “Kita kerahkan alur yang di gunakan berupa palsar air, alat medis, APD hazmart,” jelasnya.

Loading...

Mahasiswa yang di nyatakan hilang bernama Muhammad Aulia Hidayat, berusia 21 tahun, asal Bandar Lampung. Sedangkan tiga mahasiswa yang jatuh hang berhasil selamat bernama Ferdianasfatan (20), Alfian Eka (19), dan Muhammad Ja’far Asidik.

“Lokasi wisata tersebut sebenarnya masih ditutup, mereka tidak masuk lewat pintu depan, tapi melalui pintu belakang,” terangnya. (Yandhie/Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here