Hore, Kini Resepsi Pernikahan Diperbolehkan Asal Sesuai Protokol Kesehatan

Walikota Serang Syafrudin saat hadiri simulasi resepsi pernikahan di tengah pandemi covid-19 di Kebon Kubil, Kota Serang, Kamis (09/07/20) yang di gelar oleh Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia (ASPEDI) Provinsi Banten

Centralnews- Serang, Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia (ASPEDI) Provinsi Banten menggelar simulasi resepsi pernikahan di tengah pandemi covid-19 di Kebon Kubil, Kota Serang, Kamis (09/07/20).

Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, hukum dan sosial. Pernikahan sendiri memiliki banyak ragam dan variasi suku bangsa, budaya maupun kelas sosial.

Mengenai pernikahan, saat ini di Indonesia sedang mengalami pandemi virus corona atau covid-19. Pemerintah Indonesia umumnya, khususnya Pemerintah Kota Serang dalam hal ini menghimbau warganya untuk tidak mengadakan acara yang mengundang keramian atau penumpukan orang disuatu lokasi, termasuk acara resepsi pernikahan.

Kini, Walikota Serang Syafrudin telah membolehkan warganya untuk menggelar resepsi pernikahan. Akan tetapi harus mengikuti protokol kesehatan covid-19.

“Mulai hari ini saya informasikan ke warga Kota Serang bahwa sudah boleh melaksanakan resepsi pernikahan. Tapi ingat, harus sesuai protokol kesehatan,” katanya usai menghadiri acara simulasi.

Loading...

Syafrduin melanjutkan, ketentuan ini ia umumkan mengingat saat ini pemerintah sedang menerapkan tatanan hidup baru atau new normal.

“Yah perhatikan untuk jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan. Nanti jika melaksanakan resepsi pernikahan harus ada orang khusus yang paham akan protokol kesehatan, jadi terpantau, jika tidak mentaati protokol kesehatan ya dibubarkan,” jelasnya.

Masih Syafrudin, tamu undangan harus diperhatikan, tidak boleh lebih dari 30 persen dalam suatu gedung atau rumah, ini untuk menghentikan penyebaran virus covid-19.

“Misal gedung, muat gedung A ini orang nya hanya 1.000, yah 300 nya dulu yang masuk, nanti gantian, atur jam nya Pagi, Siang, Sore, Malam gitu gantian,” ungkapnya.

Dengan dibolehkannya acara resepsi pernikahan, ketua panitia ASPEDI merasa senang dan akan memberitahukan hal tersebut ke event organizer agar mereka kembali mencari rezeki.

“Senang tentunya, nanti disampaikan ke EO, biar mereka semangat lagi mendekornya. Kemarin itu pada tiarap tiga sampai empat bulan tidak ada kerjaan mendekor,” tukasnya.  (Oki/Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here