Buruh Demo di Depan DPRD Banten, Tolak RUU Omnibus Law

Centralnews – Serang, Ribuan buruh dari berbagai aliansi di Banten berdemonstrasi di depan gedung DPRD Banten, untuk menolak RUU Omnibus Law yang di anggap bisa merugikan para pekerja di Indonesia.

Bahkan menurut perwakilan dari Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh Kabupaten Serang, Argo Priyosujatmiko, jika peraturan itu di sahkan, bisa menimbulkan kekisruhan yang lebih besar.

“Ini keprihatinan kita, komunis itu tumbuh dalam kondisi masyarakat yang terpuruk sekali, miskin sekali, komunis bisa tumbuh, yang paling rawan itu buruh, kita khawatirkan itu. Salah satu mencegah dan mempertahankan Pancasila, sejahterakan buruh, tani, masyarakat,” kata Argo, ditemui di gedung DPRD Banten, Selasa (22/07/2020).

Menurut Argo, ada ratusan pasal di dalam RUU Ommibus Law yang bermasalah dan bisa menyengsarakan masyarakat, mulai dari pasal 500 hingga pasal 700 di rancangan undang-undang tersebut.

“Di pasal 500 sampai 700an, intinya di hubungan kerja, karena negara dan pemerintah harus hadir,” terangnya.

Loading...

Perwakilan buruh pun diterima audiensi oleh Ketua DPRD Banten, Andra Soni dan wakilnya, Muhammad Nawa Said Dimyati, diruang rapat Andra Soni. Di dalam audiensi itu, buruh memastikan bahwa mereka akan terus bergerak untuk menolak disahkannya RUU Omnibus Low.

“Kami akan tetap terus bergerak melakukan penolakan omnibus law. Karena ini rancangan undang undang yang mendegradasi UU yamg sudah ada, contoh hubungan kerja lebih lentur,” jelasnya. (Yandhi/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here