DPRD Banten Tolak Pengesahan RUU Omnibus Law

Centralnews.co.id

Centralnews – Serang, DPRD Banten menerima audiensi perwakilan buruh se’Banten yang menolak disahkannya RUU Omnibus Law menjadi Undang-undang. Ketua legislatif tingkat provinsi, Andra Soni, mengaku bahwa dia secara pribadi menolak disahkannya RUU Omnibus Law menjadi UU.

“Saya pastikan saya berpihak kepada buruh, kita akan sampaikan kepada kakanda kami di pusat agar menarik pembahasan RUU tersebut. Saya akan meminta ke pemerintah pusat untuk menarik, mencabut,” kata Ketua DPRD Banten, Andra Soni, saat menemui perwakilan buruh, di kantornya, Selasa (21/07/2020).

Dia pun memastikan ke para buruh, akan menyampaikan aspirasi dsn tuntutan para pegawai itu ke pemerintah pusat, melalui kementrian tenaga kerja (Kemenaker), “Nanti akan kita dokumentasi untuk pengantar ke pusat, bahwa ada buruh yang menolak RUU omnibus law,” terangnya.

Begitupun dengan wakil ketua DPRD Banten, Nawa Sahid Dimyati, dia mendukung gerakan hang dilakukan buruh di Banten, untuk menolak di sahkannya rancangan undang-undang tersebut.

Dia pun menolak diberlakukan nya peraturan tersebut, karena bisa merugikan para buruh dan pekerja lainnya, bukan hanya di Banten, tapi juga diseluruh Indonesia.

Loading...

“Yang bisa kami lakukan, mengantarkan aspirasi secara keseluruhan ke pemerintah pusat, dalam hal ini menteri tenaga kerja dan DPR RI. Kalau sikap pribadi, saya tegas ikut bersama buruh menolak omnibus law mencabut draft tersebut. Saya juga meminta ke DPR RI untuk mengembalikan draft tersebut ke pemerintah,” kata pria yang akrab disapa Cak Nawa itu, ditempat yang sama, Selasa (22/07/2020). (Yandhi/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here