Kotanya Luluh Lantak, Tangis Gubernur Beirut: Kita Harus Kuat, Harus Bertahan & Berani

Foto: net.

Centralnews – Jakarta, Terkait ledakan besar yang terjadi di kawasan Beirut, Lebanon yang menghancurkan hampir seluruh kota itu, Gubernur Beirut Marwan Abboud muncul  mengungkapkan kesedihannya dan menangis dihadapan awak media.

Mengutip dari TribunStyle.com yang dikutip dari Morrocoworldnews.com, Marwan dikelilingi oleh anggota militer mengungkapkan ada 10 petugas pemadan kebakaran yang menghilang saat bertugas.

Selain itu, Gubernur Beirut mengatakan, ledakan tersebut merupakan bencana nasional bagi Lebanon. Ia menyebut ada kemiripan dengan apa yang terjadi di Jepang.

“Aku belum pernah melihat kehancuran sebesar ini. Ini adalah bencana nasional, ini adalah bencana bagi Lebanon,” ungkap Marwan Abboud dikutip TribunStyle.com Rabu (5/8/2020).

“Mirip dengan apa yang terjadi di Jepang, di Hiroshima dan Nagasaki,” ujar Marwan.

Loading...

Sambil menitikan air mata, Gubernur Beirut tetap menguatkan masyarakat menghadapi musibah tersebut.

“Kita harus tetap kuat, kita harus bertahan dan berani, tapi ini terlalu banyak,” kata Marwan sambil menangis.

Sebelumnya, sebuah ledakan besar terjadi di Beirut, Lebanon pada Selasa (7/8/2020) waktu setempat. Ledakan dengan kekuatan gempa magnitudo 3,5 itu meratakan pelabuhan kota, merusak gedung-gedung di seluruh ibu kota dan membuat awan jamur raksasa ke langit. Ledakan didengar dan dirasakan sejauh Siprus lebih dari 200 kilometer (180 mil) melintasi Mediterania.

Peristiwa ledakan ini terjadi dua kali, awalnya asap berwarna oranye nampak membumbung tinggi ke langit.Sedangkan pada ledakan kedua terjadi dan langsung memporak-porandakan kawasan tersebut. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here