Bawaslu Kramatwatu: Aparatur Desa Dilarang Berpihak

Centralnews.co.id

Centralnews – Serang, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kecamatan Kramatwatu Izzudin meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) bersikap netral atau dilarang mendukung dari salah satu pasangan calon. Hal ini lantaran dinilai akan berdampak pada kode etik ASN yang berujung pidana.

Demikian disampaikannya saat acara Sosialisasi Peraturan Bupati Serang Nomor 16 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat dan Pengamanan Penyelenggaraan Pemilihan Bupati/ Wakil Bupati Serang, di ruang aula kantor Kecamatan Kramatwatu, Selasa (25/8/2020).

“Pemerintahan desa dilarang untuk berpihak karena memang kalau ada yang berpihak selain melanggar hukum, ini juga akan menjadi konflik terhadap kode etik apatur desa,”  kata Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kecamatan Kramatwatu Izzudin, Selasa (25/8/2020).

Lebih lanjut, dirinya menuturkan, jika terdapat ASN tidak bersikap netral atau mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah maka akan dikenakan sanksi sesuai tahapan aturan yang berlaku. Diantaranya sanksi adminitrasi, sanksi kode etik, dan pidana.

“Sanksinya memang ada ketentuannya kalau misalkan berkaitan dengan penyelenggara itu sanksinya adminitrasi, sanksi kode etik, dan bersifat pidana,” ungkap dia. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here