Pendaftaran Calon Kepala Daerah Dibuka Besok, Mendagri: Tak Ada Arak-arakan

Foto: net, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Centralnews – Jakarta, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta agar saat pendaftaran calon kepala daerah Pilkada 2020 tidak melakukan arak-arakan atau mengumpulkan massa seperti berkonvoi.

Hal ini lantaran mulai besok KPU akan resmi membuka pendaftaran calon kepala daerah Pilkada 2020.

“Tegaskan tidak ada arak-arakan, konvoi-konvoi dalam pendaftaran yang tidak mengindahkan protokol kesehatan,” kata Mendagri Tirto Karnavian, saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelanggaraan Pemerintah Daerah Secara Nasional Tahun 2020 yang disiarkan di YouTube Kemendagri RI, seperti dikutip dari detikcom, Kamis (3/9/2020).

Lebih lanjut, Tito mengimbau agar tidak ada pengumpulan massa, sebaiknya suasana pendaftaran calon juga dapat disaksikan secara virtual sehingga dapat ditonton pendukung tiap kandidat dari kediaman masing-masing.

pendaftaran pasangan calon, tambah Tito, akan dilakukan dengan peserta terbatas sesuai dengan PKPU nomor 6 tahun 2020.

Loading...

“Jadi pendaftaran paslon dilakukan secara sangat terbatas dan kemudian bisa diamplifikasi dengan media massa atau virtual. Jadi tanpa seperti dulu yang rombongan, ramai-ramai,” katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, nantinya calon kepala daerah juga harus mengembangkan ide kreatif untuk penanganan COVID-19 dan dampak ekonominya.  Pilkada 2020 harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat supaya tidak terjadi klaster COVID-19 baru.

Masih mengutip dari detikcom, sementara itu masa kampanye akan dimulai pada 26 September. Menurut Tito pada masa kampanye Pilkada nantinya calon kepala daerah didorong membuat alat peraga kampanye di alat kesehatan seperti masker dengan gambar paslon. Sedangkan peserta kampanye terbuka nanti akan dibatasi hanya boleh maksimal 100 orang, yang mana tiap 1 kandidat hanya 1 kali.

“Pengumpulan massa disepakati maksimal 100 orang. Itu pun satu kontestan hanya satu kali dan itu jaga jarak. Kalau nanti ada pelanggaran bisa disemprit oleh Bawaslu,” kata Tito. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here