Seklur di Kota Serang Meninggal Usai Jadi Korban Jambret

Foto: net, Ilustrasi gambar.

Centralnews – Serang, Peristiwa tragis di alami oleh Nety Susanti (50) yang harus meregang nyawa, usai menjadi korban jambret. Nety merupakan Sekretaris Kelurahan (Seklur) Unyur, Kecamatan Unyur, Kota Serang.

“Pemerintah Kota Serang, atas nama pribadi, turut beduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya pegawai kita,” kata Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin, melalui sambungan selulernya, Rabu (16/09/2020).

Pemkot Serang berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap dan menangkap pelaku. Kemudian diberikan hukuman sesuai peraturan yang berlaku.

“Pemkot Serang menyesali itu terjadi dan saya berharap pihak kepolisian agar cepat menindak dan menemukan pelaku itu,” terangnya.

Mantan Ketua DPRD Kota Serang ini mengutuk keras atas kejadian penjambretan yang akhirnya membuat meninggal Nety dan suaminya masuk UGD. Dia berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku dan meningkatkan keamanan di wilayah Ibu Kota Banten.

Loading...

“Sebab musabab dia meninggal, saya selaku wakil walikota, mengutuk kejadian itu. Semoga pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi penjambretan terjadi di depan kantor DP3AKB Kabupaten Serang, Jalan Empat Lima, Kaujon, Kota Serang, Banten.

Kala itu, Nety yang pulang kerja di jemput oleh suaminya menggunakan sepeda motor. Nahas, saat kejadian ada penjambretan.

Sang suami beserta Nety berupaya mengejar pelaku penjambretan, namun ditengah perjalanan, suami istri itu mengalami kecelakaan. Keduanya dibawa ke rumah sakit oleh warga disekitar lokasi kejadian. Nahasnya, Nety meninggal dunia dan suaminya dikabarkan dalam kondisi kritis. (Yandhi/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here