Satlantas Polres Lebak Pasang Ratusan Stiker AYO PAKAI MASKER di Mobil Angkutan Umum

Centralnews.co.id

Centralnews – Lebak, Sebagai bentuk implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan dilanjutkan dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 28 Tahun 2020, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lebak-Banten terus menggalakkan sosialisasi untuk mengimbau masyarakat agar tetap mengunakan masker saat berada di dalam kendaraan dan pusat pusat perbelanjaan. Dengan melaksanakan giat pemasangan Ratusan stiker (AYO PAKAI MASKER) di Mobil Angkutan Bus, Angkot dan mobil elf.

“Sedikitnya stiker yang dipasang sebanyak 100 buah untuk hari ini,” ujar AKP Wilarno Kasat Lantas Polres Lebak, Sabtu (26-2020)

Ditegaskan Kasatlantas Polres Lebak AKP Tri Wilarno, bahwa pihaknya secara tegas wajib hukum bagi pengendara baik, roda dua atau roda empat untuk mengunakan masker.

“Dalam sosialisasi ini, kata yang diutamakan adalah pendekatan dan pentingnya pemahaman penggunaan pemakaian masker bagi setiap warga,” tutunya.

“Maka dari itu, sebelum dilakukan tindakan secara hukum maka kita giatkan sosialisasi dengan memasang stiker,” terangnya.

Loading...

Sedangkan, bagi warga yang tetap bandel dan tidak mematuhi protokol kesehatan sebagaimana yang disarankan pemerintah, maka sanksi sosial seperti push up dan menyanyikan lagu-lagu nasional siap menanti.

“Bagi masyarakat wajib hukumnya memakai masker, bila tidak maka siap-siaplah untuk menerima sanksi sosial atau bahkan sanksi administrasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, hal senada juga diungkapkan oleh Ipda R Agung Kanit Patwal Polres Lebak, menurutnya, sejatinya program ‘Ayo pakai masker’ atau Bermasker’ adalah bentuk implementasi dari Instruksi Presiden soal pengendalian Covid-19 di setiap daerah terdampak.

“Dengan harapan masyarakat patuh sesuai dengan aturan yang berlaku dan Covid-19 segara berakhir. Utamanya di Kabupaten lebak ini,” tandasnya.

“Untuk informasi Selain memasang stiker Satlantas Polres Lebak juga, bersama personil melaksanakan giat edukasi protokol kesehatan berbasis komunitas yaitu terhadap para sopir angkutan umum, pedagang asongan sekitar terminal mandala.” Tutupnya. (Drie/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here