Per September, Total 525 Peserta Daftar Program Relaksasi Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di KC Serang

Ilustrasi Kartu BPJS Kesehatan. KONTAN/Muradi/2015/10/06

Centralnews – Serang,  Program relaksasi tunggakan iuran lebih dari enam bulan bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PKBU) dan Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU-BU) yang mulai berjalan sejak Juli 2020 lalu sesuai Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan memberikan angin segar bagi para peserta JKN-KIS yang mempunyai tunggakan iuran, sehingga meringankan para peserta dan bisa mengaktifkan kembali kepesertaannya.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan wilayah Banten,Kalimantan Barat, dan Lampung dr. Donni Hendrawan menyebutkan untuk di wilayah Kantor Cabang Serang, tercatat sampai September 2020 sudah ada 525 peserta BPJS Kesehatan yang mendaftar kebijakan relaksasi tersebut.

“Total peserta yang mendaftar program relaksasi tunggakan sampai dengan September 2020 mencapai 525 peserta dengan jumlah tunggakan sebesar Rp.553 juta,” Ungkap Donni saat sosialisasi kepada media, Senin (28/09/20) 

Dengan adanya kebijakan relaksasi tunggakan tersebut, lanjut Donni, peserta dibolehkan melunasi tunggakan iuran untuk selama 6 bulan. Dimana aturan sebelumnya, peserta harus melakukan pelunasan tunggakan selama 24 bulan.

Loading...

“Program ini selain untuk memberikan keringan pembayaran tunggakan peserta JKN-KIS, program relaksasi iuran ini juga memberikan peluang agar kepesertaan program JKN-KIS tetap aktif dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Kebijakan ini memungkinkan peserta melunasi tunggakan iuran awal sebanyak 6 bulan dan sisa tunggakan dapat dilunasi sampai Desember tahun 2021,” terang Donni.

“Peserta mandiri yang ingin memanfaatkan program relaksasi ini bisa langsung ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat, atau dapat dengan mudah mengajukan melalui Aplikasi Mobile JKN yang diunduh melalui Play Store maupun App Store, atau melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, Kantor Cabang (SIPP), dan bantuan Kader JKN-KIS.” Tutup Donni. (Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here