Puluhan Ribu Buruh Emak-emak, Demonstrasi Tolak Omnibus Law

Centralnews.co.id


Centralnews – Serang
, Puluhan ribu pegawai PT Nikomas Gemilang, yang di dominasi emak-emak, ikut gabung berdemonstrasi untuk menolak pengesahan Undang-undang (UU) Omnibus Law di depan perusahaannya. Mereka memblokir Jalan Raya Serang, sehingga akses kendaraan menuju Tangerang Raya dan Kota Serang yang melewati jalur arteri, harus putar balik dan mencari jalur alternatif.

Mereka menolak pengesahan UU Omnibus Law lantaran ada pasal yang menghapus hak cuti melahirkan dan haid, bagi buruh perempuan. Dimana, keduanya merupakan kodrat yang dimiliki perempuan.

“Demo hari ini tentang hak pekerja, kayak PHK enggak ada pesangon, hak perempuan cuti melahirkan dan datang bulan ditiadakan, disini kami pekerja sebagian besar perempuan. Karena kami kan beejuang demi keluarga dan anak-anak kami,” kata perwakilan buruh PT Nikomas, Siti Khodijah (32), ditemui disela-sela massa aksi, Selasa (06/10/2020).

Kekesalan terhadap Undang-undang (UU) Cipta Kerja juga disampaikan butuh lainnya. Lasmi (40), dia menyesalkan cuti hamil yang hilang dan jika pun di ambil, maka tidak mendapatkan gaji.

Kemudian Tunjangan Hari Raya (THR) yang menurut dia dihapuskan dalam UU tersebut. Karena saat hari raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat cukup tinggi, seperti untuk mudik.

Loading...

“Omnibuslow karena tidak mensejahterakan buruh, THR tidak ada, cuti hamil tidak ada. Jadi jangan mikirin diri sendiri tapi pikirin buruh pabrik, ini bukan hanya satu dua tahun, tapi selamanya. Jadi kami tidak terima omnibuslow di sahkan. Sebelumnya cuti hamil 100 persen di gaji, sekarang enggak di gaji,” kata perwakilan buruh lainnya, Lasmi (40), ditempat demonstrasi, Selasa (06/10/2020). (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here