Rasakan Manfaat JKN-KIS, Taufik: Saya Sangat Berterima Kasih

Centralnews.co.id

Centralnews – Serang, Taufik Romdani (34) menceritakan kembali kejadian malang yang pernah menimpa sang istri, Gita Rustiawati. Sekitar empat tahun yang lalu, Gita mengalami kecelakaan lalu lintas terserempet oleh truk trailer. Akibatnya, sang istri harus dilarikan ke rumah sakit dan dirawat hingga kurang lebih 20 hari. 

Taufik yang mendampingi langsung sang istri awalnya merasa resah dan gelisah. Keresahan itu ditenggarai karena harus memikirkan kondisi sang istri sekaligus memikirkan biaya perawatan. 

Namun, seketika keresahan yang dialami Taufik hilang saat mengurus biaya perawatan sang istri. “Awalnya saat dibagian administrasi ditanyakan terkait kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) oleh petugas rumah sakit. Setelah itu diarahkan untuk melengkapi persayaratan, dan diinfokan kalau biaya pengobatan dijamin oleh Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan. Alhamdulillah,” ungkap Taufik saat diwawancarai pada Jum’at (04/12/20).

Menjalani pengobatan hingga rawat inap 20 hari tentu akan menghabiskan banyak biaya, beruntung Taufik dan keluarga sudah terlindungi program JKN-KIS. 

Pada awal tahun 2014, ia sekeluarga mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Mandiri kelas 2 namun sekarang sudah berubah segmen menjadi Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas 2.

Loading...

“Kalau diingat untuk rawat inap istri saat itu mencapai 20 jutaan,  itu baru rawat inap belum obat-obatan dan kontrol. Belum terbayang kalau harus menggunakan biaya sendiri,” lanjut Taufik.

Taufik menjadikan pengalamannya untuk dapat dibagi kepada orang lain bahwa Jaminan Kesehatan begitu penting sebagai suatu kebutuhan dasar, apalagi di Indonesia sendiri sudah ada program wajib dari Pemerintah yaitu JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Ia sangat berharap program ini dapat terus berlanjut dan terus dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Saya sangat merasa terbantu sekali dengan adanya JKN-KIS, saat ini saja saya mengandalkan JKN-KIS untuk lahiran calon anak ke 2 saya, tak terbayangkan kalau semua harus menggunakan uang pribadi. Dengan JKN-KIS saya hanya cukup membayar iuran rutin setiap bulan maka saya akan mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan yang dijamin secara penuh, terima kasih JKN-KIS,” tutup Taufik.

Sebagai informasi berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan Nasional, BPJS Kesehatan dapat berkoordinasi dengan penyelenggara jaminan lainnya yang memeberikan manfaat pelayanan kesehatan, dalam hal ini kasus Kecelakaan Lalu Lintas (KLL) dapat berkoordinasi dengan PT Jasa Raharja.  

Berdasarkan Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) Nomor 141 tahun 2018 tentang Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan Dalam Pemberian Manfaat Pelayanan Kesehatan, PT Jasa Raharja akan mengeluarkan surat jaminan berdasarkan laporan dugaan kasus kecelakaan lalu lintas yang telah dibuktikan dengan laporan polisi atau instansi berwenang lainnya, pemberian surat jaminan bagi pasien / korban yang diduga mengalami kecelakaan lalu lintas dilaksanakan berdasarkan kriteria dan plafond jaminan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. 

Saat ini koordinasi jaminan pelayanan kesehatan KLL antara BPJS Kesehatan, Fasilitas Kesehatan dan Jasa Raharja sudah dapat dilaksanan secara digital, karena aplikasi di Rumah Sakit, BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja sudah dilakukan bridging. (Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here