Jokowi Sebut Akibat dari Dampak Pandemi Belum Berakhir: Krisis Kesehatan & Perekonomian

Centralnews – Jakarta, Akibat dari dampat pandemic Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Indonesia saat ini masih mengalami krisis yang berat. Menurutnya, bukan hanya krisis kesehatan, melainkan juga krisis ekonomi.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam rangka peringatan Hari HAM Sedunia Tahun 2020 yang disiarkan secara virtual, Kamis (10/12/2020).

“Saat ini kita sedang menghadapi krisis yang berat akibat pandemi Covid-19 yang mengakibatkan krisis kesehatan dan krisis perekonomian,” kata Jokowi seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (19/12/2020).

Mantan Wali Kota Solo itu menuturkan, seluruh pemangku kepentingan perlu bekerja keras untuk menghambat penyebaran virus serta memberikan bantuan bagi masyarakat tidak mampu dan pelaku usaha kecil.

“Kita harus menjaga agar tidak memperburuk pemenuhan hak asasi masyarakat,” tegasnya.

Loading...

Lebih lanjut, ia mengaku, sampai saat ini masih menghadapi sejumlah masalah. Salah satunya, adalah persoalan kebebasan beribadah di sejumlah tempat.

“Untuk itu saya minta agar aparat pemerintah pusat, daerah secara aktif dan responsif untuk menyelesaikan masalah ini secara damai dan bijak,” katanya.

“Pembangunan infrastruktur juga harus kita dedikasikan sebagai prasarana untuk pemenuhan HAM dengan menjamin keterjangkauan hak mobilitas kesehatan, hak pangan, dan hak kebutuhan dasar yang merata, termasuk bahan bakar satu harga,” terangnya. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here