Massa Pendukung HRS, Tidak Bisa Mendekati Mapolda Banten

Centralnews.co.id

Centralnews – Serang, Sejumlah massa bersarung dan berpeci, nampak berkumpul dalam jumlah kecil diberbagai lokasi dekat Mapolda Banten. Mereka tidak bisa sampai ke depan Polda Banten, karena tersekat diberbagai lokasi.

Berdasarkan pantauan di Kota Serang, Banten, akses dari Terminal Pakupatan dan perempatan Boru, dijaga pihak kepolisian. Kendaraan umum dan pribadi dilarang melintasi di depan Mapolda Banten. Petugas kepolisian terlihat mengatur arus lalulintas, agar tidak terjadi kemacetan akibat penutupan jalan.

Mereka berniat menyampaikan aspirasi dan tuntutan, agar pihak kepolisian mengusut tuntas secara terbuka, atas tewasnya enam anggota laskar FPI.

Penjagaan ketat terpantau di perempatan Boru, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, terparkir mobil water Canon. Kendaraan yang akan melewati Mapolda Banten, disuruh mencari jalur lain untuk mencapai tujuannya.

Massa bersarung dan berpeci, sempat berdiskusi dengan pihak kepolisian untuk bisa menyampaikan aspirasinya, namun tidak diberi izin oleh pihak kepolisian yang berjaga 

Loading...

Setidaknya, massa yang tidak bisa masuk berasal dan berhasil diwawancarai dari Kabupaten Pandeglang dan Tangerang. Mereka datang menggunakan mobil dan turun di dekat perempatan Boru, kemudian di cegat oleh polisi.

“Kami dari Menes, Pandeglang, Tangerang, tujuan kami adalah menyampaikan aspirasi kami sebagai umat Islam, terhadap saudara kami yang dibunuh, agar dituntut tuntas sampai ke akar-akarnya,” kata perwakilan massa dari Pandeglang, Muhammad Hasanudin, dilokasi penyekatan, Selasa (15/12/2020).

Selain menuntut agar penyelidikkan terhadap enam anggota laskar FPI yang menurut mereka dibunuh. Massa juga meminta pihak kepolisian segera membebaskan Muhammad Rizieq Shihab dari segala tuntutan dan tanpa syarat.

Jika MRS dipenjara karena kasus kerumunan di Petamburan dan Megamendung, mereka mengaku siap ikut ditahan karena hadir di Bandara Soetta, Megamendung dan Petamburan.

“Kam menginginkan IB HRS segera dikeluarkan tanpa syarat apapun. Karena semua yang hadir disana, di Petamburan, Megamendung, bandara, bukan atas undangan habib. Kenapa habib di tahan. Kalau perlu, semua yang hadir kesana, ditahan semuanya,” jelasnya. (Yandhi/TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here