Soal Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, Kemenhub Tunggu Laporan Investigasi KNKT

Foto: net.

Centralnews – Jakarta, Terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2020 lalu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih menunggu laporan lengkap investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

 Pemerintah belum memutuskan apakah akan memberikan sanksi atau tidak kepada maskapai setelah KNKT merilils preliminary report.

“Kami tunggu saja laporan lengkap dari investigasi KNKT karena ini masih preliminary report,” ucap Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati kepada CNNIndonesia.com, Rabu (10/2)

Lebih lanjut, ia menuturkan, pihaknya tengah fokus pada rekomendasi KNKT terkait penyempurnaan regulasi dan implementasi sesuai ICAO Annex terbaru. Hal itu terkait dengan pelatihan dan penentuan tahapan kondisi darurat pada pesawat udara.

Sebelumnya, Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan Nurcahyo mengatakan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sempat mengalami dua kerusakan beberapa hari sebelum terbang dan jatuh pada awal Januari 2020 lalu. Lalu, kerusakan sempat diperbaiki sebelum pesawat dipakai terbang.

Loading...

“Terkait dengan perawatan pesawat udara, investigasi menemukan ada dua kerusakan yang ditunda perbaikannya sejak 25 Desember 2020,” ujar dia.

Masih mengutip dari CNN Indonesia, dua kerusakan tersebut, yakni penunjuk kecepatan (airspeed indicator) di bagian bagian kanan, dan autothrottle atau tuas pengatur tenaga mesin. Hasil investigasi menyatakan kerusakan itu ditemukan masing-masing pada 25 Desember dan 3 Januari. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here