Investor Muda Meningkat, BEI Ingatkan Pentingnya Edukasi & Literasi yang Baik

Foto: net.

Centralnews – Jakarta, Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI) per 29 Januari 2021, Jumlah investor ritel, khususnya dari kalangan muda terus mengalami peningkatan sejak tahun lalu. Dimana, investor usia muda atau di bawah 40 tahun mencapai 1,3 juta atau 75 persen dari total investor domestik.

Hal ini membuat kondisi pasar modal Indonesia saat ini menjadi berbeda dengan sebelumnya. Komisaris BEI Pandu Sjahrir mengatakan, pasar modal telah menjadi salah satu pilihan investasi terbaik bagi kalangan berusia muda. Untuk itu, dia berharap pertumbuhan investor ritel dapat diimbangi dengan edukasi dan literasi yang baik tentang pasar modal.

“Saya berharap investor ritel kalangan milenial yang meningkat sangat tinggi, dapat mencari sumber informasi yang terpercaya dan kredibel,” kata Pandu dalam virtual konferensi dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Lebih lanjut, Ia mengingatkan investor ritel terutama yang berusia muda tersebut untuk dapat mengatur strategi dan tujuan dalam berinvestasi. Hal ini penting agar investor dapat bertahan lama di pasar modal Indonesia dan menjadi investor jangka panjang.

“Dengan fokus pada long-term investment, bukan suatu hal yang niscaya, investor ritel milenial bisa mendapatkan hasil yang maksimal di pasar modal kita,” tambahnya.

Loading...

Sementara itu, Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menambahkan, BEI sangat menyadari pentingnya edukasi dan literasi mengenai pasar modal untuk investor ritel. Salah satu cara yang terus dilakukan BEI untuk mewujudkan hal tersebut adalah melalui Sekolah Pasar Modal (SPM) yang rutin diselenggarakan BEI.

“Per Desember 2020, tercatat lebih dari 1,2 juta investor telah mengikuti Sekolah Pasar Modal (SPM). Jumlah ini meningkat sekitar 5 kali lipat dibandingkan jumlah investor yang mengikuti SPM tahun lalu,” ujar Hasan. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here