Puan Maharani Soal UU Cipta Kerja: Bisa Percepat Kebangkitan Ekonomi Nasional

Foto: net, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani.

Centralnews – Jakarta, Terkait Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani menegaskan, UU tersebut dibuat sebagai landasan kebangkitan ekonomi Indonesia.

 “Implementasinya bisa mempercepat kebangkitan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19,” kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (8/3/2021).

Lebih lanjut, ia menuturkan, akibat pandemi perekonomian global melambat, harga komoditas menurun, volume perdagangan dunia menurun, dan sejumlah negara melakukan pelonggaran kebijakan moneter. Hal itu disampaikan Puan saat menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Nasional XVII Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI), Jumat (5/3/2021).

Mantan Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu juga menyampaikan tiga dampak besar pandemi bagi perekonomian Indonesia. “Pertama, konsumsi rumah tangga atau daya beli yang merupakan penopang 60 persen perekonomian Indonesia jatuh cukup dalam,” jelas Puan. Kedua, kata Puan, adanya ketidakpastian yang berkelanjutan, sehingga investasi ikut melemah. Hal ini berimplikasi pada terhentinya usaha dan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Saya melihat HIPMI memiliki posisi unik dan strategis untuk berperan dalam pemulihan ekonomi kita. Dengan banyak kader muda, maka HIPMI adalah wajah baru masa depan Indonesia,” ujarnya. Ia yakin bahwa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini, selalu ada peluang yang bisa dimanfaatkan untuk solusi.

Loading...

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang sedang kita hadapi, saya yakin selalu ada window of opportunity (jendela peluang) yang bisa kita manfaatkan untuk melahirkan solusi,” tuturnya.

Maka dari itu, agar solusi dalam bentuk transformasi strategis ekonomi Indonesia bisa terwujud, Ia mengajak semua pihak untuk bersikap optimis, bekerja keras, dan selalu berhati-hati.

“Seluruh pihak ingin transformasi yang akan mempercepat ekonomi Indonesia berdikari. Mari kita bergotong royong menjadikan tahun 2021 sebagai pemulihan Indonesia. Termasuk HIPMI, yang akan selalu menjadi solusi kemajuan Indonesia,” ajaknya. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here