Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik

Foto: net, Ilustrasi gambar.

Centralnews – Jakarta, Tarif tenaga listrik kuartal II-2021 tidak dinaikkan. Hal ini menjadi keputusan Pemerintah meskipun sebagian besar parameter penentu tarif mengalami peningkatan.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, pada November 2020 hingga Januari 2021 yang merupakan periode penentu tarif tenaga listrik kuartal II-2021 terjadi peningkatan pada 3 komponen tarif, yakni harga minyak mentah Indonesia (Indonesian crude price/ICP), harga patokan batu bara, dan inflasi.

“Kenaikan tren harga batu bara, ICP juga membaik, dan meskipun kurs sedikit menguat, tetapi secara resultan itu mendorong tarif itu cenderung untuk naik,” kata Rida dalam konferensi pers virtual, dikutip dari Kompas.com, Selasa (9/3/2021).

Namun, tarif tenaga listrik ditetapkan tidak mengalami penyesuaian untuk seluruh golongan pelanggan PT PLN (Persero).

keputusan tersebut, tambah Rida, diambil dengan melihat kondisi perekonomian nasional yang belum pulih sepenuhnya. Ini terefleksikan dengan masih rendahnya daya beli masyarakat dan daya saing pelaku industri.

Loading...

“Pemerintah juga harus melihat dampaknya terhadap perekonomian secara keseluruhan, terutama kepada daya beli masyarakat dan daya saing industri yang belum pulih betul,” kata dia.

“Maka untuk triwulan ini, triwulan kedua itu juga kita ambil sikap untuk sementara belum disesuaikan, belum dinaikan,” tambah Rida.

Ia memastikan, keputusan tersebut berdampak dengan bertambahnya dana kompensasi yang perlu dibayarkan pemerintah ke PLN. Kendati demikian, Rida menegaskan, kewajiban tersebut akan dilaksanakan oleh pemerintah.

“Pemerintah wajib menyediakan kompensasi. Alhamdulillah untuk tahun-tahun lalu sudah dibayar ke PLN. PLN tidak perlu khawatir kalau sekiranya kebijakan pemerintah itu diteruskan,” ucapnya. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here