Mudik Lebaran 2021, Menhub: Pada Prinsipnya Pemerintah Tidak Melarang

Foto: net, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Centralnews – Jakarta, Meski masih dalam situasi pandemi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah tidak melarang mudik lebaran tahun ini.

Menurutnya, regulator sudah ambil ancang-ancang untuk mempersiapkan segala moda transportasi.

“Pada prinsipnya pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak melarang. Kami akan berkoordinasi dengan gugus tugas terkait mekanisme mudik akan diatur bersama. Pengetatan dan tracing terhadap mereka yang bepergian,” kata Budi dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI, dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (16/3/2021).

Lebih lanjut, dirinya menuturkan
adapun beberapa persiapan yang akan dilakukan Kementerian Perhubungan antara lain mulai dari pendirian posko lebaran diseluruh tempat strategis Indonesia, juga dengan fasilitas pengecekan rem.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan memastikan kelayakan segala transportasi layanan darat, udara, laut, maupun kereta api. Juga melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

Loading...

“Kami siap antisipasi agar medic terrible dan lancar dengan protokol kesehatan. Untuk angkutan udara 1 April juga mulai digunakan GeNose untuk angkutan udara, kita lakukan optimalisasi armada, menghentikan pekerjaan landasan, juga pemberlakuan tarif batas atas dan tarif batas bawah,” jelas Budi.

“ASDP juga dilakukan lebih intensif menekan protokol kesehatan angkutan lebaran serta mengefektifkan fungsi syahbandar,” tambah Budi.

Kemenhub memprediksi total angkutan penumpang yang menggunakan moda transportasi umum turun 41% menjadi 20,04 juta di 2019, menjadi 11,89 juta di 2021.

Sementara angkutan pribadi prediksi juga diprediksi turun jika dibandingkan 2019. Detailnya, sepeda motor turun 15% menjadi 1,17 juta motor. Penggunaan mobil via tol turun 13% hanya 2,15 juta kendaraan. Sementara pengguna mobil via non-tol hanya turun 2% menjadi 1,15 juta kendaraan.

“Angkutan pribadi diprediksi turun, karena itu ada suatu kebijakan PPKM Mikro, tapi akan memantau juga. Kita harapkan skenario itu bisa berjalan dengan baik,” katanya. (TR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here