Tolak Kerja Sama Sampah Dengan Tangsel, PKW Mapala Serang Audensi Dengan DPRD

PKW Mapala Serang, Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya, TBM Hahalaen, dan Gerakan Mahasiswa Pelestari Alam (Gempa) Universitas Banten Jaya (UNBAJA) saat beraudensi dengan Komisi IV DPRD Kota Serang, Kamis (25/03/21)

Centralnews- Serang, PKW Mapala Serang lakukan audensi dengan Komisi IV DPRD Kota Serang terkait persoalan rencana kerjasama penampungan sampah antara Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dengan Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel), di ruang rapat Komisi IV DPRD Kota Serang, Kamis (25/03/21)

Dalam audensi tersebut di hadiri juga oleh Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya, TBM Hahalaen, dan Gerakan Mahasiswa Pelestari Alam (Gempa) Universitas Banten Jaya (UNBAJA) yang hadir untuk ikut berdiskusi dan menyampaikan aspirasi mengenai persoalan rencana kerjasama antara Pemkot Serang dengan Pemkot Tangsel.

Wildan perwakilan dari PKW Mapala Serang mengatakan Tujuan dari audiensi ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh pihak komisi IV DPRD Kota Serang dalam menyikapi isu yang berkembang di masyarakat terkait rencana kerjasama penampungan sampah Tangsel di cilowong. 

“Kami juga meminta kepada DPRD untuk menolak Sampah Tangsel Yang akan di alokasikan ke Tempat Pembuangan Akhir  Sampah (TPAS) Cilowong kota serang,”ungkap Wildan

Menurut Wildan perilaku masyarakat kota serang masih minim kesadaran terhadap sampah, sehingga pihaknya meminta pihak DPRD harus membuat regulasi yang memungkinkan agar sampah yang dihasilkan bisa berkurang dan beban TPAS Cilowong bisa berkurang.

Loading...

“Jangan sampai kita membantu pihak lain akan tetapi lingkungan kita sendiri masih berantakan dan alangkah lebih baiknya kita selesaikan terlebih dahulu persoalan sampah di Kota Serang sebelum membantu pihak lain,”terang Wildan

Wildan juga  menyampaikan jika masyarakat Kota Serang dalam hal ini sekitar lingkungan Cilowong sudah menyetujui rencana tersebut dengan beberapa catatan yang sudah diakomodir oleh Pemkot Serang.

Dalam hal ini DPRD Kota Serang punya waktu 15 hari untuk memutuskan kerja sama ini akan disetujui atau ditolak, terhitung dari tanggal 20 Maret 2021 dengan mempertimbangkan aspirasi dan respon masyarakat kota Serang.

“kami akan terus mengawal mengenai Kerjasama sampah Tangsel yang akan di alokasikan ke TPAS Cilowong Kota Serang dan akan kembali lakukan audiensi dengan komisi III DPRD Kota Serang untuk membahas tentang kerjasamanya,”tutup Wildan

Perlu diketahui saat lakukan audensi, Komisi IV DPRD Kota Serang merespon dan menerima dengan baik para Mapala dan para pegiat Lingkungan Hidup tersebut, diskusi pun berjalan dengan lancar, pertanyaan-pertanyaan pun di jawab dengan baik. (Ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here