Harus Rutin Berobat Jalan, Warga Lebak Merasa Tenang Punya JKN-KIS

Jiah warga Lebak yang merasakan manfaat dari JKN-KIS

Centralnews- Lebak, – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah dirasakan banyak manfaatnya oleh masyarakat.

Salah satunya keluarga Jiah Rodziyah Adzawiyah (52) dan Juki (66) warga Kp. Cimus Pandak Banjar, Cileles, Kab. Lebak, Banten yang terdaftar menjadi peserta JKN sejak tahun 2019.

Meski baru terdaftar pada tahun 2019, tapi Jiah mengaku sangat terbantu dengan program Jaminan Kesehatan yang diluncurkan sejak awal tahun 2014 ini. Pasalnya, ia dan suami rutin berobat rawat jalan menggunakan Kartu Indonesia Sehat miliknya.

“Saya dan Suami sangat terbantu dengan program ini, saya sendiri rutin berobat jalan ke poli syaraf karena sering merasa nyeri dipunggung sementara suami harus berobat jalan untuk tangani sakit komplikasi parunya,” ungkap Jiah saat ditemui di salah satu RS Swasta Kab. Lebak Banten (24/03/2021).

Selain itu Jiah juga menceritakan bahwa sang Suami juga sempat mengalami rawat inap hingga satu minggu di rumah sakit beberapa waktu lalu. Namun Jiah dibuat terheran dikarenakan selama pelayanan tidak dikenakan biaya sama sekali mulai dari pendaftaran hingga mendapatkan obat.

Loading...

“Waktu itu dikarenakan suami mengalami komplikasi pada paru, jantung dan pencernaan maka harus menjalani rawat inap di rumah sakit hingga satu minggu, semua dijamin JKN-KIS dan pelayanan baik serta tanggap,” jelas Jiah.

Perempuan yang berprofesi sebagai Ibu rumah tangga ini terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas tiga.

Selama pengobatan rawat jalan, Ia harus mengakses pelayanan kesehatan di rumah sakit rujukan untuk kontrol kondisi dirinya dan suami selama 6 bulan belakangan ini.

“Alhamdulillah, setelah mendapat perawatan dan rutin kontrol kondisi saya dan suami sudah semakin membaik. Apalagi ada JKN-KIS yang membiayai pengobatan sehingga kami jadi lebih tenang,” tambahnya.

Pada akhir pembicaraan Jiah berharap, JKN-KIS dapat terus ada membantu masyarakat yang membutuhkan Jaminan Kesehatan dikala usia senja seperti dirinya. Karena untuk berobat saat ini tidak bisa hanya mengeluarkan uang yang sedikit sehingga dapat menguras tabungan.

“Program yang sangat membantu seperti ini harus terus ada, sehingga semua orang dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa memikirkan biaya yang jumlahnya tidak sedikit,” tutup Jiah. (Ka/Release)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here